logo


Ingatkan Pemerintah soal Penggunaan Dana Haji, Gus Miftah: Jangan Selonong Boy

Gus Miftah menilai penggunaan dana haji untuk keperluan lain harus mendapat izin dari calon jamaah.

4 Juni 2020 18:15 WIB

www.instagram.com/gusmiftah

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Penceramah kondang Gus Miftah menyoroti kabar yang menyebut Kementerian Agama meniadakan kegiatan ibadah haji di tahun 2020 akibat pandemi Covid-19.

Kebijakan itu membuat sebanyak 221.000 jamaah asal Indonesia yang seharusnya diberangkatkan ke tanah suci tahun ini harus berlapang dada.

"Berdasarkan keterangan Menteri Agama Tahun ini kita tidak bisa memberangkatkan jamaah haji dikarenakan pandemi Covid-19. Saya bisa memahami keputusan itu walaupun agak gimana gitu," kata Gus Miftah di unggahan Instagramnya, Kamis (4/6).


Dukung Pembatalan Keberangkatan Haji 2020, Dasco: Sudah Tepat

Namun, pria bernama asli Miftah Maulana Habiburrahman itu lebih memerhatikan isu bahwa dana ibadah haji akan dialihkan untuk membantu penanggulangan Covid-19. #BalikinDanaHaji bahkan menjadi trending di Twitter beberapa waktu lalu. Beredar pula dana haji tersebut bakal digunakan untuk memperkuat rupiah.

"Yang membuat saya gagal paham adalah ketika ada berita bahwa dana haji ini akan dipergunakan di luar peruntukannya seperti berita yang mengatakan dana haji ini untuk penanggulangan Corona, seperti ada yang mengatakan akan dikaji untuk memperkuat rupiah dan lain sebagainya," ujarnya.

Menurutnya, dana haji itu punya calon jamaah. Jika dana tersebut akan dialokasikan untuk kegiatan lain harus mendapat persetujuan dari jamaah terlebih dahulu.

"Mohon maaf saya perlu mengingatkan kepada pemerintah, wahai pemerintah kalau seandainya berita itu benar anda harus tahu dana haji ini ada yang punya. Siapa yang punya? Tentunya calon jamaah haji," katanya.

Dia berharap kalau isu tersebut tidak benar adanya. "Maka kalau kemudian dana ini akan dipergunakan di luar peruntukannya wajib kepada pemerintah untuk meminta izin kepada yang punya dana, jangan selonong boy," tukasnya.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Saya bisa memahami keputusan pemerintah untuk tidak memberangkatkan jamaah haji karena pandemi, walaupun agak gimana gitu......... Tetapi saya gagal faham bila dana haji akan digunakan diluar peruntukannya, tanpa seijin pemilik dana. Siapakah pemilik dana? Tentunya calon jamaah haji. Maka bila benar berita dana haji mau digunakan untuk yg lain tolong pemerintah untuk meminta ijin kepada para calon jamaah haji sebagai pemilik dana tersebut ( semoga berita itu hoax ) Jangan panik...... ini saya ngomong karena cinta saya sama pemerintah ini, dan juga saya sebagai pemilik dana haji itu. Bagian dari antisipasi saja, kita kawal bareng bareng yah Jangan selonong boy!!!

Sebuah kiriman dibagikan oleh Gus Miftah (@gusmiftah) pada

Ibadah Haji Resmi Dibatalkan, PPP: Dana Nasabah Tidak Boleh Diutak-atik, Kecuali...

Halaman: 
Penulis : Iskandar