logo


Pemerintahan Trump Larang Maskapai China Bawa Penumpang ke AS

Kebijakan tersebut berlaku mulai 16 Juni 2020

4 Juni 2020 13:39 WIB

Maskapai penerbangan China
Maskapai penerbangan China financial times

WASHINTON, JITUNEWS.COM - Pemerintah Amerika Serikat pada Rabu (3/6) menyatakan bahwa mereka akan melarang maskapai penerbangan China untuk membawa penumpang ke wilayah AS. Kebijakan larangan tersebut akan segera diberlakukan mulai tanggal 16 Juni mendatang.

Pada bulan Mei lalu, Kementerian Perhubungan AS (DOT) telah meminta Otoritas Penerbangan Sipil China (CAAC) untuk mengijinkan maskapai AS untuk melanjutkan layanan penerbangan ke wilayah China. Namun, permintaan tersebut ditolak. CAAC justru memperpanjang kebijakan yang membatasi semua layanan penerbangan maskapai domestik dan asing untuk melakukan penerbangan internasional yang sebelumnya diberlakukan sejak 12 Maret.

Pada Februari 2020 lalu, sejumlah maskapai AS secara sepihak memutuskan untuk menghentikan layanan penerbangan mereka untuk destinasi ke China guna mencegah penyebaran virus Corona Covid-19, usai Donald Trump menginstruksikan kepada otoritas imigrasi AS untuk memblokir semua orang yang bukan warga negara AS yang telah melakukan perjalanan ke China untuk masuk wilayah AS.


Hasil Otopsi Keluar, George Floyd Dinyatakan Positif Covid-19

Meski demikian, Maskapai Delta Air Lines dan United Airlines masih membuka layanan pengiriman kargo ke wilayah China.

Kebijakan larangan yang dikeluarkan oleh AS tersebut tentunya melanggar perjanjian penerbangan bilateral yang mereka sepakati sejak tahun 1980.

"CAAC tidak memasukkan maskapai AS untuk melakukan layanan penerbangan penumpang dari dan menuju China," ujar pernyataan DOT dikutip dari SCMP pada Kamis (4/6).

"Maskapai China memanfaatkan aturan pembatasan CAAC untuk meningkatkan keuntungan mereka atas maskapai AS," ujar DOT.

Mantan Sekretaris Pertahanan AS Sebut Donald Trump Sedang Memecah Belah Rakyat AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex