logo


Heboh Tagar #BoikotWikipedia Gara-gara Artikel PKI, Akademisi Bilang Percuma

Muncul artikel menyesatkan yang menyebut Soeharto otak dari peristiwa G30S/PKI

4 Juni 2020 09:46 WIB

Ilustrasi Wikipedia
Ilustrasi Wikipedia ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Media sosial Twitter baru-baru ini dihebohkan dengan tagar #BoikotWikipedia. Sampai Kamis pagi (4/6/2020), tagar tersebut masih menjadi trending topic lantaran artikel tentang PKI di Wikipedia yang dinilai menyesatkan.

Pada halaman Wikipedia terdapat artikel yang menyebut PKI sebagai korban dan Soeharto sebagai dalang kejadian G30S/PKI. Netizen pun menduga artikel tersebut telah disunting oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, mereka mencoba mengubah sejarah.

Hal tersebut bermula dari akun Twitter @Namaku_Anisa yang mengunggah tangkapan layar Wikipedia. Dalam tangkapan layar tersebut terdapat foto Soeharto dan lambang PKI.


Iklan Berbau Politik Dilarang "Tayang" di Twitter

"Dalam pembantaian 1965-66, yang menjadi korban adalah orang-orang yang menjadi bagian dari PKI serta orang-orang yang dituduh sebagai komunis," demikian kutipan artikel tersebut yang tertulis di bawah lambang PKI.

Sementara dibawah foto Soeharto terdapat tulisan. "Soeharto diduga kuat sebagai dalang di balik pembantaian 1965-1966."

Banyak pihak yang geram karena artikel tersebut dinilai telah menyesatkan. Netizen pun kemudian menggaungkan tagar #BoikotWikipedia di Twitter.

Namun sebagian netizen meminta lebih bijak dalam mengkritik kesalahan informasi dan penggunaan tagar #BoikotWikipedia. Beberapa netizen yang berlatar belakang akademisi penyebut tagar tersebut percuma digaungkan. Pasalnya platform Wikipedia bisa diedit oleh siapa saja dan tidak bisa dijamin ke akuratannya.

"Wikipedia itu platform umum yang bisa ditulis dan diedit oleh siapa saja. Jadi kalau nyuruh #BoikotWikipedia cuma gara-gara dianggap menulis artikel yang salah tentang PKI, telusurin aja siapa penulisnya, bukan Wikipedianya," cuit akun @zulkiflipohan_.

 

Tak Terlalu Aktif, Twitter Akan Hapus Akunmu!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex