logo


Cabut Gugatan Soal Pemecatannya, Helmy Yahya: Saya Tidak Ada Lagi Ambisi Jadi Dirut TVRI

Helmy Yahya merasa prihatin dengan munculnya tagar #BoikotTVRI

4 Juni 2020 04:46 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Mantan Direktur Utama (Dirut) TVRI Helmy Yahya mengaku merasa prihatin dengan munculnya tagar #BoikotTVRI beberapa waktu lalu. Tagar tersebut muncul di Twitter selang beberapa saat Iman Brotoseno dilantik menjadi Dirut TVRI

"Sangat yang memprihatinkan saya ada tagar boikot TVRI sebagai TVRI publik," kata Helmy Yahya dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Rabu (3/4/2020).

Helmy Yahya menjelaskan bahwa setiap negara memiliki televisi yang kuat yang dibutuhkan oleh masing-masing negara. Ia memberi contoh BBC, NHK di Jepang, KBS di Korea Selatah hingga ABC di Australia.


Usai Jadi Polemik Iman Brotoseno Nonaktifkan Akun Twitter, Ternyata Ini Alasannya

"Semua negara memerlukan sebuah tv publik yang baik, kuat, independen, imparsial, yang memberikan edukasi, informasi yang sehat kepada rakyat," ujarnya.

Lebih lanjut, Helmy mengaku tidak lagi tertarik menjadi Dirut TVRI. Ia pun kemudian mencabut gugatan pemecatan dirinya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Pasalnya, saat ini sudah ada Dirut TVRI yang baru.

"Saya tidak ada lgi ambisi, saya tidak punya lagi keinginan sebenarnya untuk menjadi dirut TVRI," pungkasnya

Sebut Dirut TVRI Ahli Gerwani, Fadli Zon: Ganti Sajalah Nanti Dihujat Rakyat

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati