logo


Wacana New Normal di Sekolah, Nono Sampono: Akan Kita Bicarakan dengan Kemendikbud

Rencana pemerintah yang akan melakukan aktivitas belajar mengajar pada bulan Juli 2020 itu menuai penolakan sejumlah pihak baik para tenaga pendidik dan orang tua murid.

3 Juni 2020 12:22 WIB

Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono
Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono Dok. Jitunews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pemerintah mempersiapkan aktivitas belajar mengajar di sekolah di tengah pandemi Covid-19. Hal ini menyusul rencana penerapan kondisi normal baru (new normal) di sejumlah wilayah di Indonesia.

Rencana pemerintah yang akan melakukan aktivitas belajar mengajar pada bulan Juli 2020 itu menuai penolakan sejumlah pihak baik para tenaga pendidik dan orang tua murid.

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengatakan pihaknya akan segera melakukan komunikasi perihal wacana tersebut dengan Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama.


Soal New Normal, Pemerintah: Ini Bukan Sebuah Euforia

“Saya memahami betul apa yang menjadi keluhan Bapak/Ibu para guru dan tenaga pendidik. Wacana New Normal ini sejatinya memang bagaikan dua mata pisau. Kalau tidak dijalankan otomatis negara secara ekonomi dalam keadaan bahaya, kalau dijalankan, faktanya jumlah pasien wabah Covid-19 belum turun,” ujar Nono Sampono di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Nono Sampono menilai New Normal adalah bentuk salah satu ikhtiar pemerintah untuk memulihkan ekonomi.

“Bisa dibayangkan, contoh Pemda DKI Jakarta, gaji ASN, pegawai semua diambil dari hasil pajak restoran, hotel, mall dan lain sebagainya. Kalau tempat usaha ini ditutup terus, pendapatan daerah dari mana lagi,” tuturnya.

Senator asal Maluku itu menjelaskan jika ekonomi runtuh maka keselamatan negara akan terganggu. Ia juga berharap kejadian 98 atau di Amerika beberapa hari ini tidak terulang di Indonesia.

“Saya sudah berpengalaman bagaimana menghadapi masyarakat ketika emosinya sudah memuncak. Mereka tidak akan lagi takut dengan aparat. Apalagi kalau sudah urusan isi perut, TNI/Polri bersenjata lengkap juga tidak takut,” terangnya.

Nono Sampono menambahkan agar tidak terjadi hal yang demikian. Maka ikhtiar pemerintah dalam memulihkan sektor ekonomi harus didukung.

“Yang menjadi persoalan selanjutnya, jika New Normal berjalan, para orangtua kembali bekerja seperti biasa, meski anak sekolah dari rumah, itu juga masalah. Ini yang saya katakan bagaikan dua sisi mata pisau tadi. Dengan mendengar dan menampung aspirasi Bapak/Ibu Inilah nantinnya akan kita bahas bersama mencari solusinya,” tukasnya.

Enggan Terapkan New Normal, Wali Kota Semarang: Lupakan Saja Lah

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex