logo


Bantah Surabaya Berubah Jadi Zona Hitam, Khofifah Beri Penjelasan: Itu Merah Tua

Surabaya disebut-sebut berubah dari zona merah menjadi zona hitam

3 Juni 2020 09:11 WIB

Khofifah Indar Parawangsa
Khofifah Indar Parawangsa liputan6.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pemerintah terus melaporkan jumlah peningkatan kasus corona setiap harinya. Sejak beberapa hari terakhir ini, pemerintah mengumumkan bahwa jumlah peningkatan kasus paling banyak terdapat di Jawa Timur.

Masyarakat Jawa Timur pun bisa melihat peta sebaran pasien corona yang diunggah di laman infocovid19.jatimprov.go.id. Namun ada yang menarik dari peta sebaran pasien corona di Jatim, terlihat Surabaya memiliki warna yang paling berbeda dengan daerah lain. Banyak pihak yang bertanya-tanya kenapa peta sebaran Surabaya menjadi hitam. Apakah masuk zona hitam dan apa maksudnya Zona hitam?

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa peta sebaran pasien corona di Surabaya warnanya merah tua bukan hitam. Hal tersebut berdasarkan laporan jumlah pasien corona yang ada di Surabaya jumlahnya sangat tinggi yaitu lebih dari dua ribu kasus.


Enggan Terapkan New Normal, Wali Kota Semarang: Lupakan Saja Lah

"Kemudian ada yang tanya, itu (di peta) kok ada yang hitam. Itu bukan hitam tapi merah tua. Seperti Sidoarjo yang angka kasusnya 500 sekian merah sekali, kalau angkanya dua ribu sekian (seperti di Surabaya) merah tua," kata Khofifah seperti dilansir detikcom, Rabu (3/6/2020).

Diketahui, Surabaya menjadi kota dengan jumlah pasien corona tertinggi di Jawa Timur. Per Selasa (2/6/2020), total kasus corona di Surabaya sebanyak 2.748 kasus. Sebanyak 300 pasien dinyatakan sembuh dan 253 pasien dilaporkan meninggal dunia.

Dituding Tak Koordinasi dengan Anies Soal Corona, Luhut Bantah: Kami Teleponan Kok

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex