logo


Keuntungan yang Didapat oleh Lazada Meningkat Tajam Selama Masa Pandemi Covid-19

CEO Lazada Singapura, James Chang menyatakan bahwa penjualan mereka telah meningkat 4 kali lipat di masa pandemi

2 Juni 2020 21:09 WIB

Lazada
Lazada lazada

SINGAPURA, JITUNEWS.COM - Raksasa e-commerce Asia Tenggara, Lazada, mengatakan bahwa penjualan online mereka di Singapura mengalami peningkatan hingga 400% pada awal bulan April hingga negara tersebut memberlakukan kebijakan pembatasan sosial menyusul meningkatnya jumlah kasus Covid-19.

Perusahaan milik Alibaba grup tersebut saat ini memiliki sekitar 65 juta konsumen aktif pada platform mereka di enam pasar Asia Tenggara yang berbeda. Sementara itu, Redmart, bisnis supermarket online di Singapura, kini mengalami peningkatan pengunjung harian yang mencapai 11 kali lipat dari biasanya. Hal tersebut disampaikan oleh CEO Lazada Singapura, James Chang.

"Penjualan telah meningkat 4 kali lipat dan kita telah mengangkat 500 staf di Singapura beberapa pekan belakangan ini guna meningkatkan kapasitas kami," ujar Chang dikutip dari CNBC Internasional pada Selasa (2/6).


Lewis Hamilton Sebut Pihak Formula One 'Bungkam' Soal Kematian George Floyd

Lazada juga memperkenalkan sistem pengiriman terbaru mereka sejak 4 April 2020 lalu yang memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan kapasitas hinga 50% dan mampu memenuhi permintaan para pelanggan yang kian meningkat.

Saat virus Covid-19 dilaporkan telah menyebar keluar dari China pada bulan Februari lalu, Chang mengatakan bahwa jumlah pesanan yang didapatkan oleh RedMart meningkat drastis hingga 300% saat masyarakat tengah dilanda panic buying.

Dituding Lakukan Sensor Atas Tagar #BlackLivesMatter, TikTok Minta Maaf

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex