logo


Haji 2020 Batal Berangkat, Kemenag Ingatkan Ada Sanksi Jika Nekat Berangkat

Pembatalan haji berlaku untuk semua masyarakat Indonesia.

2 Juni 2020 15:50 WIB

Kabah di Mekkah.
Kabah di Mekkah. cendekia.sch.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Agama (Kemenag) tidak akan memberangkatkan calon jemaah haji 2020. Menteri Agama, Fachrul Razi, mengatakan bahwa pembatalan haji berlaku untuk semua masyarakat Indonesia.

"Pembatalan keberangkatan jemaah haji ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia, maksudnya pembatalan itu tidak hanya untuk jemaah yang menggunakan kuota haji pemerintah, baik reguler maupun khusus tapi juga jemaah yang akan menggunakan visa haji mujamalah atau undangan atau furoda yang bersifat visa khusus yang diterbitkan oleh Arab Saudi. Jadi tahun ini tidak ada pemberangkatan haji dari Indonesia bagi seluruh warga negara Indonesia," ujar Fachrul dalam video conference yang disiarkan di Channel YouTube Kemenag RI, Selasa (2/6).

Pemerintah juga berkoordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi untuk mengantisipasi jemaah haji yang berangkat menggunakan visa mujamalah dan visa furoda.


Era New Normal, Akad Nikah Tak Boleh Dihadiri Lebih dari 30 Orang

"Selain dari kuota adalah dari furoda dan mujamalah, nggak ada yang lain, mujamalah ini undangan Pemerintah Arab Saudi, furoda ini adalah visa khusus yang diterbitkan Kedutaan Saudi juga. Jadi kalau kita sudah sepakat dengan Arab Saudi menutup peluang ini. Jadi tidak ada yang lain yang bisa bocor masuk," katanya.

Kemenag juga mengingatkan penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) jika memberangkatkan calon jemaah pemegang visa mujalamah dan furoda bisa terkena sanksi.

"Saya rasa kita bisa membaca UU Nomor 8 Tahun 2019, karena kita sudah diamanatkan, UU menyatakan jemaah haji mujamalah harus diberangkatkan melalui PIHK. Apabila ini dilanggar ada pasal sanksi di akhir-akhir undang-undang tadi, bahkan sanksinya pidana dan denda sekian miliar," kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Nizar Ali.

Masjid-masjid di Arab Saudi Kembali Dibuka untuk Jamaah, Haji dan Umrah Tetap Ditunda

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata