logo


Meski Dilarang AS, Huawei Manfaatkan MediaTek untuk Membeli Chipset dari TSMC

Huawei tidak bisa secara langsung melakukan kerja sama perdagangan dengan perusahaan AS, TSMC. Oleh karena itu, mereka mencoba untuk memanfaatkan MediaTek untuk hal tersebut

2 Juni 2020 11:18 WIB

gizchina

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Raksasa teknologi asal China, Huawei, tampaknya masih bersikeras untuk tak mengindahkan adanya larangan dari pemerintah AS untuk tidak melakukan kerjasama dengan perusahaan asal AS, menyusul adanya tudingan bahwa Huawei merupakan salah satu 'alat' mata-mata pemerintah China.

Huawei sendiri merupakan salah satu dari tiga vendor smartphone yang mampu mengembangkan prosesor sendiri, dengan chipset HiSilicon yang telah mereka gunakan pada sebagian besar ponsel buatan mereka. Kendati demikian, situasi tampaknya sedikit berubah. Produsen asal China tersebut kini dikabarkan tengah mencari alternatif selain chipset Kirin buatannya. Menurut kabar yang beredar, pesanan mereka kepada MediaTek telah meningkat lebih dari 300%.

Kabar terakhir dari Nikkei menyebutkan bahwa Huawei tengah mencari jalan untuk melawan pembatasan ekspor yang diterapkan oleh pemerintah AS karena tentunya akan sangat sulit untuk melakukan transaksi langsung dengan TSMC. Untuk itu, mereka akan melakukannya melalui MediaTek.


Spesifikasi Redmi 9, Redmi 9A, dan Redmi 9C Bocor

Huawei kini tengah memulai membangun sebuah hubungan baru dengan MediaTek. Perusahaan tersebut berencana untuk membeli chipset semi-konduktor untuk ponsel 5G mereka dari MediaTek. Dilansir dari Gizchina pada Selasa (2/6), Huawei akan melakukan pembelian prosesor dalam jumlah besar.

Sebagai perusahaan yang sangat aktif, stok prosesor yang telah dibeli oleh Huawei dari perusahaan-perusahaan AS setidaknya mampu mencukupi kebutuhan mereka hingga dua tahun mendatang.

Bos Huawei Sebut Teknologi 5G Sangat Berguna bagi Para Pelaku Bisnis, 6G Segera Hadir 10 Tahun Lagi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia