logo


Aksi Protes George Floyd, Jurnalis Jadi Target Kekerasan Pihak Kepolisian dan Massa

Jurnalis asal Kanada, Susan Orminston, mengatakan bahwa mereka ditembaki oleh polisi dengan gas air mata meskipun secara jelas membawa perlengkapan jurnalis dan kamera

1 Juni 2020 11:00 WIB

Seorang jurnalis CNN yang ditangkap polisi saat meliput kerusuhan akibat protes kematian George Floyd pada Jumat (29/5)
Seorang jurnalis CNN yang ditangkap polisi saat meliput kerusuhan akibat protes kematian George Floyd pada Jumat (29/5) reuters

MINNEAPOLIS, JITUNEWS.COM - Sejumlah jurnalis yang meliput aksi protes dan kerusuhan di sejumlah kota di Amerika Serikat menyusul insiden kematian George Floyd telah melaporkan bahwa mereka ditembak dengan gas air mata dan ditahan oleh pihak kepolisian, sekaligus mendapat perlakuan intimidasi dari kerumunan massa.

Menurut pantauan the Guardian, sedikitnya ada 50 insiden kekerasan dan pelecehan yang diterima oleh pihak media yang sejauh ini telah dilaporkan melalui media sosial dan surat kabar pada Jumat dan Sabtu akhir pekan kemarin.

Seorang jurnalis sekaligus fotografer, Linda Tirado, mengalami kebutaan usai tertembak pada bagian mata saat meliput aksi kerusuhan di Minneapolis; seorang reporter Huffpost yang berasal dari Amerika Serikat, Chris Mattias ditahan oleh pihak kepolisian saat meliput aksi protes di New York; serta Nina Svanberg, seorang jurnalis asal Swedia yang tertembak peluru karet di bagian kaki pada Jumat (29/5) malam.


Tak Hanya di AS, Aksi Protes Atas Kematian George Floyd Juga Terjadi di Inggris

Seorang kru CBS News di Minneapolis juga mendapatkan perlakuan kekerasan dari pihak kepolisian, dimana mereka ditembaki dengan peluru karet saat meliput kerusuhan di Minneapolis. Dalam insiden tersebut salah satu juru kamera tertembak di bagian tangan.

"Mereka membidik kami," kata seorang kru CBS news di Minneapolis pada Sabtu (30/5) dikutip dari the Guardian pada Senin (1/6).

Sementara itu, jurnalis asal Kanada, Susan Orminston, terkena tembakan gas air mata saat melakukan liputan di Minneapolis.

"Polisi menembak untuk membubarkan kami, meskipun kami membawa kamera dan peralatan (jurnalis) lain secara jelas," ujarnya.

Terlibat Aktifitas Spionase, Dua Staf Diplomat Pakistan Diusir dari India

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex