logo


Meski Dikritik, Pemerintah Inggris Sebut Pelonggaran Pembatasan Sosial Adalah Keputusan Terbaik

"Kami sangat yakin bahwa keputusan ini merupakan langkah terbaik untuk ditempuh saat ini," ujar Menlu Inggris Dominic Raab

1 Juni 2020 04:15 WIB

Salah satu sudut Kota London
Salah satu sudut Kota London istimewa

LONDON, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab pada Minggu (31/5) menegaskan bahwa keputusan untuk melonggarkan pembatasan sosial akibat Covid-19 di Inggris merupakan keputusan yang tepat.

Seperti diketahui, sejumlah pakar kesehatan menyebut langkah tersebut terlalu dini untuk diterapkan dan akan sangat beresiko, terlebih Inggris merupakan salah satu dari sejumlah negara dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi di dunia.

"Kami sangat yakin bahwa keputusan ini merupakan langkah terbaik untuk ditempuh saat ini," ujar Raab kepada Sky News pada Minggu (31/5).


Pengunjuk Rasa Minneapolis Desak Semua Polisi yang Terlibat Insiden Tewasnya George Floyd Dihukum

Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil untuk membuka kembali perekonomian Inggris dengan tetap mewaspadai adanya potensi penambahan kasus Covid-19 baru.

"Kami akan melakukan kebijakan tersebut dengan sangat hati-hati. Tak hanya berdasar pada (saran) ilmiah, tapi juga berdasar pada kemampuan kita dalam memonitor (penyebaran) virus," imbuhnya.

Sementara itu, ahli penyakit pernafasan sekaligus penasihat pemerintahan Inggris Peter Openshaw mengatakan bahwa para pakar kesehatan masih khawatir dengan keputusan pemerintah untuk melonggarkan pembatasan sosial.

"Saya pikir melonggarkan kebijakan terlalu dini membawa resiko besar terhadap upaya menekan laju penyebaran virus selama ini. Jadi kita harus melakukannya dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi," ujarnya dikutip dari Reuters pada Minggu (31/5).

Hal senada juga disampaikan oleh PM Skotlandia, Nicola Sturgeon, dimana ia setuju dengan pendapat para pakar.

"Virus ini (Covid-19) belum musnah, dan masih ada resiko besar bahwa penyebaran tidak bisa dikendalikan lagi," ujarnya.

Hak Istimewa Dicabut AS, Hong Kong Sebut Keputusan AS Tidak Benar

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex