logo


Soroti Diskusi Mahasiswa UGM yang Berujung Teror, Mahfud Md: Hanya Salah Paham

Mahfud Md menilai kekisruhan diskusi mahasiswa UGM karena adanya salah paham

31 Mei 2020 13:35 WIB

Mahfud MD
Mahfud MD voi.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menko Polhukam Mahfud Md turut mengomentari polemik diskusi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berujung kisruh. Menurutnya hal tersebut terjadi karena adanya salah paham dari beberapa pihak.

"Webinar ttg "Pemberhentian Presiden" yg batal di UGM kemarin sebenarnya mau bilang bhw Presiden tak bs dijatuhkan hny krn kebijakan terkait Covid. Tp ada yg salah paham krn blm bc TOR dan hny bc judul hingga kisruh. Stlh ditelusuri Webinar itu bkn dibatalkan oleh UGM atau Polisi," tulis Mahfud Md di akun Twitternya, Minggu (31/5/2020).

Kisruh tersebut berujung pada teror kepada penitia penyelenggara dan narasumber. Mahfud pun meminta kepada panitia dan narasumber agar melapor ke aparat agar kasus tersebut bisa diusut hingga tuntas.


Ibaratkan Corona Seperti Istri, Pemerintah Tuai Kecaman

"Demi demokrasi dan hukum saya sudah minta Polri agar mengusut peneror panitia dan narasumber. Saya sarankan juga agar penyelenggara dan calon narasumber melapor agar ada informasi untuk melacak identitas dan jejak peneror, terutama jejak digitalnya," ujarnya.

Diketahui, pelaksana kegiatan diskusi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada mendapatkan teror akan dibunuh oleh orang yang tak dikenal. Teror terjadi satu hari sebelum acara diskusi yaitu pada tanggal 28 Mei 2020.

"Tanggal 28 Mei 2020 malam, teror dan ancaman mulai berdatangan kepada nama-nama yang tercantum di dalam poster kegiatan, pembicara, moderator, serta narahubung. Berbagai teror dan ancaman dialami oleh pembicara, moderator, narahubung, serta kemudian kepada ketua komunitas CLS," ujar Dekan Fakultas Hukum UGM Prof Sigit Riyanto.

PAN: Mahfud MD Kurang Bijak

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex