logo


Era New Normal, Akad Nikah Tak Boleh Dihadiri Lebih dari 30 Orang

Aturan ini dikeluarkan seiring keinginan pemerintah untuk menerapkan tatanan kehidupan baru dalam menghadapi Covid-19.

31 Mei 2020 10:45 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menerbitkan aturan terkait kegiatan akad nikah di rumah ibadah selama masa pandemi Covid-19.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020, jumlah kehadiran orang diberi batas maksimal 20 persen dari kapasitas ruangan dan tidak boleh melebihi 30 orang.

Aturan ini dikeluarkan seiring keinginan pemerintah untuk menerapkan tatanan kehidupan baru atau new normal dalam menghadapi Covid-19.


Bicara soal New Normal, Amien Rais: Kalau Ekonomi Hancur Dianggap Normal Itu Sudah Kebablasan

"Membatasi jumlah peserta yang hadir maksimal 20 persen dari kapasitas ruang dan tidak boleh lebih dari 30 orang," kata Fachrul Razi di Jakarta, dilansir dari cnnindonesia.com, Sabtu (30/5).

Razi menambahkan, orang yang menghadiri akad nikah harus dipastikan sehat dan tidak terpapar virus corona. Selain itu, pelaksanaan kegiatan akad mesti dilakukan secara efisien.

Dia menerangkan rumah ibadah yang dapat melaksanakan kegiatan keagamaan adalah rumah ibadah yang sudah memperoleh surat keterangan (SK) 'Rumah Ibadah Aman Covid-19' dari Ketua Gugus Tugas Provinsi/Kabupaten/Kota/Kecamatan sesuai tingkatan rumah ibadah.

Syarat untuk mendapatkan SK tersebut merunut pada angka R-Naught/RO dan angka Effective Reproduction Number/RT, berada di kawasan/lingkungan yang aman dari Covid-19.

"Surat Keterangan akan dicabut bila dalam perkembangannya timbul kasus penularan di lingkungan rumah ibadah tersebut atau ditemukan ketidaktaatan terhadap protokol yang telah ditetapkan," paparnya.

Jokowi Buka Pariwisata saat New Normal, Denny Siregar: Berani Ambil Risiko dan Tidak Cengeng

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex