logo


Hak Istimewa Dicabut AS, Hong Kong Sebut Keputusan AS Tidak Benar

"Saya pikir mereka tidak akan berhasil mengancam pemerintahan Hong Kong, karena kami yakin apa yang kami lakukan adalah benar," ujar John Lee

30 Mei 2020 13:48 WIB

Ribuan warga Hong Kong turun ke jalan. Mereka malakukan aksi demonstrasi menolak UU baru yang akan dikeluarkan oleh pemerintah China daratan kepada Hong Kong
Ribuan warga Hong Kong turun ke jalan. Mereka malakukan aksi demonstrasi menolak UU baru yang akan dikeluarkan oleh pemerintah China daratan kepada Hong Kong istimewa

HONG KONG, JITUNEWS.COM - Beberapa saat setelah Trump menyatakan bahwa pihaknya akan mencabut hak istimewa dan akan menjatuhkan sanksi atas Hong Kong, Seorang pejabat pemerintahan Hong Kong menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa diancam dan akan terus menerapkan undang-undang nasional keamanan baru.

"Saya pikir mereka tidak akan berhasil mengancam pemerintahan Hong Kong, karena kami yakin apa yang kami lakukan adalah benar," ujar John Lee kepada wartawan dikutip dari Reuters pada Sabtu (30/5).

Sementara itu, Menteri hukum Teresa Cheng mengatakan bahwa aksi yang dilakukan oleh Trump tidak berdasar dan tidak benar. Ia menyatakan bahwa UU keamanan nasional sangat dibutuhkan dan dikeluarkan secara legal.


Pengunjuk Rasa Minneapolis Desak Semua Polisi yang Terlibat Insiden Tewasnya George Floyd Dihukum

Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa Beijing telah mengingkari janjinya kepada Hong Kong dan telah merusak otonomi Hong Kong, sehingga Hong Kong tidak akan mendapat hak ekonomi istimewa dari AS.

"Kami akan mengambil langkah untuk mencabut perlakuan khusus terhadap Hong Kong," ujar Trump.

Kelewat Barbar, Seorang Pendeta India Tumbalkan Seorang Pria untuk Hentikan Wabah Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex