logo


Beda Sikap PP Muhammadiyah dan PA 212 soal Pembukaan Masjid di Musim Covid-19

PP Muhammadiyah meminta pemerintah tak terburu-buru dalam mengambil keputusan.

30 Mei 2020 06:00 WIB

Ilustrasi masjid sepi
Ilustrasi masjid sepi Kumparan

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meminta pemerintah tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan untuk membuka rumah ibadah menjelang penerapan tatanan normal baru atau new normal.

Menurut pihaknya, situasi saat ini masih belum bisa dibilang aman dari pandemi Covid-19.

"Sebaiknya Pemerintah membicarakan dulu dengan pimpinan Ormas agama dan otoritas terkait khususnya Gugus Tugas Covid-19, Kemenkes, dan kepala daerah. Jangan sampai pelaksanaan bermasalah di lapangan," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti, Sabtu (30/5).


Heran dengan Kebijakan New Normal, Prilly Latuconsina: Aku Malah Jadi Parno ke Mal

Mu'ti juga meminta pemerintah pusat untuk memberikan penjelasan detail mengenai tatanan kenormalan baru dan penerapannya di masyarakat. Hal ini dirasa perlu demi mencegah keliru penafsiran terhadap maksud dari new normal itu sendiri.

"Selain itu, Pemerintah juga harus membantu menyediakan fasilitas untuk memastikan protokol Covid-19 dipatuhi oleh semua tempat ibadah, khususnya pada saat ibadah yang melibatkan massa besar seperti shalat Jumat dan misa," ujarnya.

Secara terpisah, Persaudaraan Alumni (PA) 212 mendesak pemerintah agar segera membuka kembali tempat peribadatan di tengah pandemi Covid-19. Bahkan pihaknya mengancam akan menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk melakukan pembangkangan massal. .

Pernyataan tersebut menyusul rencana pemerintah yang akan membuka sektor ekonomi seperti mal, namun tidak dengan tempat ibadah.

"Jika tidak, kami akan serukan umat Islam untuk pembangkangan massal dengan beramai ramai membuka tempat ibadah masing-masing," kata Ketua Umum PA 212, Slamet Ma’arif, dilansir dari CNNIndonesia.com.

Dukung New Normal, Denny Siregar: Kita Bukan Bangsa Cengeng

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex