logo


Mengenal Sepak Terjang Majalah Playboy Indonesia, Diungkit Karena Kontroversi Iman Brotoseno

Perjalanan karir Majalah Playboy

29 Mei 2020 20:59 WIB

Majalah Playboy (thewrap.com)
Majalah Playboy (thewrap.com)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Majalah Playboy kini ramai dibicarakan publik. Hal tersebut bermula dari eks kontributor Majalah Playboy Iman Brotoseno yang kini jadi Dirut TVRI. Lantas bagaimana perjalan karir Majalah Playboy di Indonesia?

Majalah Playboy Indonesia adalah media yang penuh dengan kontroversi. Eksistensinya terus dicaci terutama oleh kalangan ormas Islam. Majalah tersebut kini sudah ditutup sejak 13 tahun yang lalu.

Majalah Playboy berkantor di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Namun kemudian di pindah ke kantor area Fatmawati Mas, Jakarta Selatan. Hal tersebut lantaran kantor sebelumnya digeruduk oleh Front Pembela Islam (FPI).


Kini Giliran Majalah Playboy Boikot Facebook

Diketahui, pemimpin Redaksi Playboy Indonesia, Erwin Arnada terseret kasus pornografi dengan artis majalah tersebut, yaitu Kartika Oktaviana Gunawan dan Andhara Early setelah beberapa minggu penerbitan Majalah Playboy edisi pertama. Atas kasus tersebut penerbitan edisi kedua ditangguhkan.

Atas dugaan pornografi Erwin ditetapkan sebagai tersangka. Namun pada tahun 2007 dibebaskan oleh putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta. FPI pun tak terima dengan pembebasan Erwin, sehingga pada 2009 ia kembali ditetapkan sebagai tersangka. Majelis Hakim Kasasi Mahkamah Agung memenangkan FPI atas kasus tersebut

Meski sudah ditetapkan menjadi tersangka, Erwin tak juga menyerahkan diri. Kemudian pada tahun 2010, Imam Besar FPI Rizieq Shihab mendesak Erwin agar segera menyerahkan diri karena telah ditetapkan sebagai tersangka.

Majalah Playboy Indonesia terbit pertama kali pada April 2006. Namun umurnya tak genap sampai satu tahun. Majalah tersebut resmi ditutup setelah edisi terakhir yaitu Maret 2007. Majalah Playboy pun hanya menerbitkan 10 edisi saja.

Sementara, Iman Brotoseno mengaku menjadi kontributor Majalah Playboy pada September 2006. Ia pun mengklaim bahwa tulisannya di majalah tersebut berisi tentang kebaharian, tak mengulas pornografi sedikit pun. Iman pun menjadi kontroversi usai dilantik jadi Dirut TVRI.

"Setiap orang memilik rekam jejak masa lau, termasuk bagaimana percakapan di media sosial. Apa pun itu, setiap orang tentu memiliki masa lalu, termasuk kesalahan yang dilakukan tanpa sengaja," kata Iman dilansir dari CNNIndonesia, Jumat (29/5/2020).

Terungkap! Trump Pernah Meramalkan Bakal Jadi Presiden 3 Dekade Silam!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex