logo


Tak Terima Mobil PCR Dibawa Ke Daerah Lain, Risma: Kalau Mau Boikot Jangan Gitu Caranya!

Risma kecewa mobil PCR bantuan BNPB dibawa ke Tulungagung dan Lamongan

29 Mei 2020 18:21 WIB

Tri Rismaharini.
Tri Rismaharini. Tempo

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merasa kecewa karena mobil PCR bantuan BNPB dibawa ke Tulungagung dan Lamongan. Risma mengatakan karena kejadian tersabut, ratusan warga Surabaya gagal menjalani tes swab.

Risma kemudian mengklarifikasi dengan salah satu petugas BPBD Jatim. Ia mengaku sudah meminta langsung kepada Kepala BNPB Doni Monardo, bahkan sampai menghubungi orang DPR RI.

"Pak mohon maaf, itu saya ngemis-ngemis itu. Saya sampai lewat Pak Pramono Anung, sampai lewat orang DPR RI. Mosok Pak saya mau disiksa apa. Saya nanti dituduh tidak bisa kerja lagi. Gimana Pak," ujar Risma kepada salah satu petugas BPBD Jatim, Jumat (29/5/2020).


Imbas Covid-19, Satwa Obyek Wisata Cipadung Rajagaluh Terancam Mati Kelaparan

"Ini lho. Saya lho Pak dapat WA-nya Pak Doni Monardo, kalau itu untuk Surabaya. Kenapa dianu dan saya diminta ke mana ke mana. Opo opoan Pak kalau mau boikot jangan gitu Pak caranya. Saya akan ngomong ke semua orang," tambahnya.

Risma mengaku tidak terima mobil PCR bantuan BNPB dibawa ke daerah lain. Pasalnya sudah banyak pasien yang menunggu di Asrama Haji. Ia pun kemudian menunjukan bukti komunikasinya dengan Doni Monardo.

"Teman-teman lihat sendiri kan, ini bukti permohonan saya dengan Pak Doni. Jadi ini saya sendiri yang mohon kepada beliau. Kasihan pasien-pasien yang sudah menunggu," pungkasnya.

Masa Pandemi Covid-19, Deretan Bisnis Ini Bisa Kamu Coba!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex