logo


Bamsoet: Pemerintah Perlu Kendalikan Arus Balik Lebaran Guna Cegah Penularan Covid-19

Bamsoet mendorong pemerintah (Gugus Tugas Covid-19) bersama aparat yang bertugas (Kepolisian, TNI dan Kemenhub/Dishub) fokus pada pengendalian arus balik Lebaran dengan memperluas lokasi penyekatan arus balik dari dan menuju Jakarta

29 Mei 2020 18:09 WIB

Bambang Soesatyo.
Bambang Soesatyo. Jitunews/Bayu Erlangga

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan pemerintah perlu mengendalikan arus balik Lebaran dan untuk mencegah terjadinya sirkulasi gelombang kedua penularan Covid-19.

Bamsoet mendorong pemerintah (Gugus Tugas Covid-19) bersama aparat yang bertugas (Kepolisian, TNI dan Kemenhub/Dishub) fokus pada pengendalian arus balik Lebaran dengan memperluas lokasi penyekatan arus balik dari dan menuju Jakarta, terutama dari wilayah lain menuju Ibu Kota yang dilakukan sejak check point awal keberangkatan pengendara.

“Hal ini guna meminimalisir potensi munculnya gelombang kedua Covid-19 mengingat hingga kini pengecekan hanya baru dilakukan di sejumlah titik (Cikarang, Cikampek dan Cikupa),” ujar Bamsoet di Jakarta, Jumat (29/5/2020).


Anies Baswedan: Jangan Ada Mudik Lokal, yang Boleh adalah Mudik Virtual

Politisi Partai Golkar ini juga mendorong pemerintah memperpanjang masa pembatasan transportasi terkait pelarangan mudik dan arus balik lebaran yang tertuang dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 Tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Idul Fitri dalam Rangka Pencegahan Covid-19.

“Sehingga para pemudik yang terlanjur pulang ke kampung halaman tidak dengan mudah kembali ke wilayah Jakarta, mengingat masa berlaku Permenhub tersebut hanya sampai tanggal 31 Mei 2020,” kata dia.

Selain itu, Aparat yang bertugas di lokasi penyekatan arus balik untuk menuju Jakarta agar dapat bertindak secara tegas terhadap pengendara yang tidak mempunyai Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta sebagai Ibu Kota negara, untuk dipulangkan kembali ke daerah asal mereka masing-masing.

”Saya juga pemerintah daerah mengimbau kepada setiap warganya yang telah terlanjur mudik ke kampung halaman, untuk tidak kembali ke kota besar atau tempat perantauannya guna mencegah adanya ancaman penularan virus Covid-19 akibat arus balik lebaran di Jakarta,” pungkasnya.

Diketahui PT Jasa Marga mencatat per tanggal 25 Mei hingga 27 Mei 2020 total keseluruhan kendaraan yang masuk ke Jakarta pasca Lebaran sebanyak 171.046 unit.

Budi Arie Setiadi: Jangan Mudik, Cegah Penyebaran Covid-19 ke Desa

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex