logo


Mantan Pemain NBA Ini Minta Oknum Polisi yang Terlibat dalam Insiden Tewasnya George Floyd Dihukum Mati

"Diberhentikan dari kepolisian tidaklah cukup untuk mengobati rasa sakit yang dirasakan oleh masyarakat," ujar Stephen Jackson

29 Mei 2020 14:54 WIB

George Floyd
George Floyd istimewa

SAN ANTONIO, JITUNEWS.COM - Insiden terbunuhnya George Floyd, seorang warga Amerika Serikat keturunan Afrika, oleh okum kepolisian Minneapolis, menuai kecaman bahkan aksi protes yang berakhir kericuhan di kota tersebut.

Mantan pemain NBA, Stephen Jackson, yang merupakan salah satu teman masa kecil George Floyd mengaku tak terima dan mengecam tindakan anggota kepolisian atas insiden tersebut.

"Anda akan melihat kejadian-kejadian (kerusuhan) terus berlanjut yang saya juga tidak setuju hal itu terjadi, namun masyarakat tidak mendapat keadilan," ujarnya kepada ABC News pada Jumat (29/5).


Seorang Perusuh Ditembak Mati dan Sejumlah Toko Dibakar Massa saat Aksi Protes atas Kematian George Floyd

Ia bahkan meminta oknum polisi yang menewaskan Floyd untuk dihukum mati dan jika tidak, gelombang protes dan aksi kerusuhan akan terus berlanjut.

"Diberhentikan dari kepolisian tidaklah cukup untuk mengobati rasa sakit yang dirasakan oleh masyarakat. Anda mengambil nyawa seseorang semata-mata karena anda bisa melakukannya, karena anda tahu anda dilindungi.....Ini akan menjadi lebih buruk. Percayalah, ini akan menjadi lebih buruk,"imbuhnya.

"Jadi, mari kita luruskan. Buatlah orang-orang tersebut membayar atas apa yang telah mereka lakukan kepada saudara saya," tegasnya.

Jerman Ungkap Identitas Warga Rusia yang Retas Situs Parlemen Jerman

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex