logo


Jerman Ungkap Identitas Warga Rusia yang Retas Situs Parlemen Jerman

Jerman menyatakan bahwa mereka memiliki bukti kuat pria Rusia tersebut telah meretas situs parlemen Jerman pada 2015 silam

29 Mei 2020 14:26 WIB

Ilustrasi - internet
Ilustrasi - internet

BERLIN, JITUNEWS.COM - Pemerintah Jerman pada Kamis (28/5) meminta Uni Eropa untuk segera menjatuhkan sanksi atas seorang pria Rusia yang diduga ikut berperan dalam kasus peretasan situs parlemen Jerman, menyusul adanya sebuah bukti bahwa pria tersebut bekerja untuk intelijen Rusia.

Kementerian Luar Negeri Jerman menyatakan bahwa pihaknya telah meminta Duta besar Rusia Sergei Nechayev untuk segera memanggil pria tersebut.

Diplomat Jerman Miguel Berger kepada Nechayev mengatakan bahwa Jerman tengah mendesak Uni Eropa untuk segera menjatuhkan hukuman bagi seorang warga Rusia bernama Dmitri Badin, yang diduga telah melancarkan serangan siber pada tahun 2019 silam.


Sebut Covid-19 Hukuman dari Tuhan, ISIS: Kami Sangat Senang

Badin, yang diduga sebagai salah satu anggota badan intelijen militer Rusia, diketahui juga menjadi buronan AS dan diyakini tergabung dalam kelompok peretas bernama APT28 atau Fancy Bear.

"Ia diyakini bertanggung jawab atas tindak peretasan dan serangan siber pada Parlemen Jerman pada April/Mei 2015 lalu sebagai anggota kelompok APT28," ujar Kementerian Luar Negeri Jerman, dikuitp dari ABCNews pada Jumat (29/5).

"Ada sebuah bukti yang sangat kuat bahwa ia juga merupakan anggota intelijen militer Rusia, GRU, pada saat terjadinya serangan," imbuhnya.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia sejauh ini belum mengeluarkan respon terkait hal tersebut. Namun, Leonid Slutsky, Kepala Komisi Urusan Luar Negeri di parlemen Rusia menuding tuduhan yang dilayangkan oleh pihak Jerman tersebut tak berdasar.

Ia memperingatkan sanksi yang dijatuhkan oleh Berlin kepada Badin berpotensi merusak hubungan bilateral Rusia-Jerman.

Seorang Perusuh Ditembak Mati dan Sejumlah Toko Dibakar Massa saat Aksi Protes atas Kematian George Floyd

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex