logo


Imbas Covid-19, Satwa Obyek Wisata Cipadung Rajagaluh Terancam Mati Kelaparan

Pemerintah diharapkan dapat turun tangan menangani persoalan ini.

29 Mei 2020 10:05 WIB

Satwa Kera di Obyek Wisata Cipadung Desa Pajajar Kecamatan Rajagaluh, Majalengka.
Satwa Kera di Obyek Wisata Cipadung Desa Pajajar Kecamatan Rajagaluh, Majalengka. Istimewa

MAJALENGKA, JITUNEWS.COM - Puluhan satwa Kera di Obyek Wisata Cipadung Desa Pajajar Kecamatan Rajagaluh, Majalengka, ditemukan mati. Kematian puluhan satwa yang dilindungi ini diduga akibat kelaparan.

Pemicunya adalah minimnya pendapatan obyek wisata tersebut sebagai dampak pandemi virus korona covid-19.

“Akibat wabah covid-19, banyak obyek wisata di Indonesia, termasuk Obyek Wisata Cipadung, menutup pintu dari pengunjung. Tak ada lagi masyarakat yang berduyun-duyun membeli karcis memasuki gerbang kebun binatang. Akibatnya pemasukan tak ada, biaya untuk membeli pakan satwa pun terpengaruh. Dalam kondisi seperti ini, banyak satwa terancam kelaparan, bahkan ditemukan mati,” ungkap Ketua Komunitas Masyarakat Rajagaluh Pecinta Alam (MR-PALA), Agung Bulu, Kamis (28/5/2020).


Ruhut: Virus Corona Harus Dijadikan Teman tapi Waspada Jangan Panik

Dia merasa prihatin ketika berkunjung ke lokasi obyek wisata Cipadung, menemukan ada ratusan Kera yang kelaparan, bahkan ditemukan puluhan Kera mati karena kelaparan.

Pihaknya kemudian menggalang dana untuk menyelamatkan fauna-fauna tersebut.

“Alhamdulillah ada komunitas pedagang buah Rajagaluh yang rela menyumbangkan 10 keranjang pisang untuk makan kera-kera itu,” papar Agung.

Pihaknya berharap, wabah Corona segera selesai dan memohon kesadaran dari Pemerintah Kabupaten Majalengka agar memerhatikan keadaan Obyek Wisata Cipadung Rajagaluh tersebut.

Jokowi Buka Pariwisata saat New Normal, Denny Siregar: Berani Ambil Risiko dan Tidak Cengeng

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex