logo


Siswa Disebut Sulit Jaga Jarak, Rizal Ramli Desak Pemerintah Buka Sekolah Tahun Depan Saja

Rizal meminta Nadiem agar mempertimbangkan kembali soal pembukaan sekolah di tengah pandemi Covid-19 yang masih mengkhawatirkan.

29 Mei 2020 06:00 WIB

Rizal Ramli Rayakan HUT RI ke-71 Bersama Warga Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (17/8).
Rizal Ramli Rayakan HUT RI ke-71 Bersama Warga Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (17/8). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Eks Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Ramli meminta pemerintah untuk tetap menerapkan kegiatan belajar-mengajar di rumah hingga awal tahun depan.

Menurutnya, pembelajaran jarak jauh di tingkat sekolah dasar dan menengah pertama masih harus dilakukan mengingat banyaknya jumlah siswa yang bisa mempersulit penerapan jaga jarak (physical distancing).

"Corona masih belum betul-betul menurun. Banyak SD, SMP padat sekali (siswanya). Nyaris sulit untuk jaga jarak. Presiden Jokowi & (Mendikbud) Nadiem mohon (kegiatan belajar mengajar di sekolah) sekolah SD, SMP, dan SMA diundur sampai awal tahun depan. Jepang yang penanganan Covidnya terjaga juga undurkan sekolah sampai Januari (2021)," ujar Rizal melalui Twitternya, @RamliRizal, dilihat pada Jumat (29/5).


Jokowi Pakai Masker Hanya Sampai Dagu, Tengku Zulkarnain: Budaya Bangsa Ini Mulai Rusak!!!

Seperti diketahui, pemerintah telah menyiapkan skenario pemulihan ekonomi dari dampak pandemi virus Corona atau Covid-19. Proses pemulihan akan dilakukan secara bertahap sesuai waktu yang telah ditentukan.

Untuk sekolah, rencananya akan mulai beroperasi pada tahap III, yakni 15 Juni 2020 tetapi dengan sistem shift sesuai jumlah kelas.

Kendati demikian, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan belum ada keputusan terkait hal itu. Sebab, sampai saat ini rencana tersebut masih dalam pembahasan para ahli, termasuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Tapi tentunya keputusan itu ada di dalam Gugus Tugas, bukan Kemendikbud sendiri. Jadi, kami yang akan mengeksekusi dan mengoordinasikan," kata Nadiem.

Jokowi Buka Pariwisata saat New Normal, Denny Siregar: Berani Ambil Risiko dan Tidak Cengeng

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×