logo


Mike Pompeo Sebut Hong Kong Tak Lagi Otonom

"Keputusan Beijing tersebut merupakan serangkaian aksi yang secara fundamental akan merusak kebebasan dan status otonomi Hong Kong serta janji China kepada masyarakat Hong Kong," ujar Pompeo

28 Mei 2020 10:14 WIB

Sekretaris Negara AS Mike Pompeo
Sekretaris Negara AS Mike Pompeo istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Sekretaris Negara AS Mike Pompeo kepada Kongres menyatakan bahwa pemerintahan Donald Trump tidak lagi menganggap Hong Kong sebagai sebuah wilayah otonom dari China Daratan.

"Hong Kong tidak lagi mendapatkan hak untuk berada dibawah Undang-undang AS yang sebelumnya telah diterapkan sejak sebelum Juli 1997," ujar Pompeo dalam sebuah pernyataan dikutip dari Reuters pada Kamis (28/5).

Parlemen China dikabarkan akan segera menyetujui sebuah permohonan UU keamanan yang nantinya mengurangi status otonomi Hong Kong. China mengklaim UU tersebut bertujuan untuk mencegah adanya aktifitas terorisme dan gerakan separatis yang terjadi di Hong Kong.


Uni Eropa Larang Penggunaan Hydroxychloroquine untuk Pasien Covid-19

"Keputusan Beijing tersebut merupakan serangkaian aksi yang secara fundamental akan merusak kebebasan dan status otonomi Hong Kong serta janji China kepada masyarakat Hong Kong," ujar Pompeo pada Rabu (27/5).

Diketahui, hubungan China-AS belakangan ini semakin memanas, terlebih usai AS menuduh China gagal dalam mengatasi wabah Covid-19 sehingga menyebar ke seluruh dunia. Hal itu jelas membuat sejumlah masalah yang terjadi sebelumnya menjadi kian semakin rumit, termasuk mengenai perang dagang, hingga masalah status Taiwan.

Cuaca Buruk, NASA Tunda Peluncuran Roket SpaceX

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex