logo


Uni Eropa Larang Penggunaan Hydroxychloroquine untuk Pasien Covid-19

Jurnal medis Inggris, The Lancet telah melaporkan bahwa penggunaan obat tersebut dapat meningkatkan potensi kematian dan memicu serangan jantung

28 Mei 2020 09:18 WIB

Ilustrasi - internet
Ilustrasi - internet

PARIS, JITUNEWS.COM - Pemerintah Uni Eropa pada Rabu (27/5) memutuskan untuk menghentikan penggunaan obat malaria hydroxychloroquine yang juga digunakan untuk menangani pasien Covid-19.

Pemerintah Perancis, Italia, dan Belgia mengambil langkah untuk mengikuti anjuran Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang menghentikan penggunaan jenis obat tersebut karena alasan keamanan.

Sementara itu, Inggris memutuskan untuk menunda pengujian terkait penggunaan obat tersebut untuk pasien Covid-19, kurang dari seminggu sejak dimulai. Penelitian itu dilakukan oleh Universitas Oxford dan mendapat dukungan dana dari Bill and Melinda Gates Foundation dan akan melibatkan setidaknya 40 ribu tenaga medis.


Pemerintah Sebut Sejumlah Daerah Tak Ada Penambahan Kasus Corona

"Semua percobaan penggunaan obat hydroxychloroquine pada pasien Covid-19 masih belum diteliti," demikian pernyataan MHRA, sebuah lembaga pengawas produk kesehatan dan obat, dikutip dari Reuters pada Kamis (28/5).

Keputusan tersebut tentunya memunculkan sebuah tantangan bagi pemerintah dalam mencari alternatif pengobatan guna menangani pasien Covid-19.

Diberitakan sebelumnya, obat malaria hydroxychloroquine diyakini oleh sejumlah negara efektif digunakan dalam penanganan pasien Covid-19 sehingga mereka mengijinkan penggunaan obat tersebut guna menekan laju penyebaran kasus Covid-19.

Kendati demikian, sejumlah penelitian terbaru mengungkapkan adanya masalah kesehatan serius sebagai efek samping dari penggunaan obat tersebut.Jurnal medis Inggris, The Lancet telah melaporkan bahwa penggunaan obat tersebut dapat meningkatkan potensi kematian dan memicu serangan jantung.

Mahfud Sebut Kematian Akibat Kecelakaan Lebih Tinggi Dibanding Corona, Fadli: Kasihan Gelar Profesornya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×