logo


Bicara Soal New Normal, Said Didu: Bohong Apakah Buat Kebohongan Baru?

Said Didu menyinggung soal new normal

27 Mei 2020 21:51 WIB

Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN
Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu menyinggung soal new normal. Said Didu menyebut normal berubah menjadi new normal, sedangkan jujur bisa menjadi new jujur.

Ia kemudian mempertanyakan apakah bohong membuat kebohongan baru atau new bohong.

"Normal bisa berubah jadi New Normal. Jujur bisa berubah jadi New Jujur. Bohong apakah buat kebohongan baru ? (New Bohong) ?" ujar Said Didu seperti dilihat Jitunews di akun Twitternya @msaid_didu, Rabu (27/5).


PKS: Rencana New Normal Terlalu Terburu-buru dan Mengkhawatirkan

 

Seperti diketahui, saat ini pemerintah tengah menggaungkan soal new normal. Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk hidup normal di tengah pandemi virus corona (Covid-19) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Transformasi ini adalah untuk menata kehidupan dan perilaku baru, ketika pandemi, yang kemudian akan dibawa terus ke depannya sampai ditemukan vaksin untuk Covid-19," jelas Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmita

Mardani Sebut New Normal Disebut Bunuh Diri Massal, Politikus Demokrat Beri Komentar

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata