logo


Pakar Kesehatan China Terkejut Usai Lihat Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di AS

Seorang pakar kesehatan di China menyebut tingginya angka kematian akibat Covid-19 di AS terjadi karena kesalahan pemerintahan Trump

27 Mei 2020 11:02 WIB

kompas internasional

BEIJING, JITUNEWS.COM - Jumlah kasus kematian akibat pandemi Covid-19 di Amerika Serikat sangat mengejutkan bagi sejumlah pakar kesehatan China. Mereka menuding meledaknya angka kematian di AS merupakan akibat dari sikap acuh pemerintah AS terhadap anjuran para peneliti dan pakar kesehatan.

Sejauh ini, lebih dari 1,6 juta warga AS telah terinfeksi virus yang menyerang sistem pernafasan tersebut dimana lebih dari 98 ribu diantaranya meninggal dunia. Jumlah kasus dan angka kematian tersebut merupakan yang terbesar di seluruh dunia.

"Tujuh belas tahun lalu, wabah Sars telah berhasil ditangani dengan baik di AS, jelas sebuah situasi yang sangat berbeda dari hari ini," ujar Zong Nanshan, 83, Direktur Pusat Penelitian dan Klinik Penyakit Pernafasan Nasional China sekaligus pemimpin kelompok peneliti penasihat pemerintahan kepada South China Morning Post pada Rabu (27/5).


Antisipasi Dampak Covid-19, RI Siap Memasuki Era New Normal?

"Anda bisa berkata bahwa (AS) telah melakukan screening yang ketat dan lebih banyak daripada negara lain di dunia - Namun, jumlah kematian yang besar tersebut masih membuat saya terkejut," lanjutnya.

Zong menilai hal tersebut disebabkan karena kegagalan pemerintah dalam mendengarkan saran para peneliti dan pakar kesehatan. Sebagai hasilnya, sikap Presiden Donald Trump yang menyepelekan infeksi penyakit tersebut dengan menyebutnya sebagai sebuah flu yang besar.

"Membuka kembali perekonomian dalam waktu yang cepat tentunya sangat beresiko. Saya pikir mereka seharusnya mengikuti aturan ilmiah dan membuka perekonomian secara bertahap," imbuhnya.

Kepada China, Trump Peringatkan Ia akan Ambil Tindakan atas Situasi Krisis Hong Kong

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex