logo


Terdampak Krisis Finansial Akibat Pandemi Covid-19, McLaren PHK 1.200 Karyawan

Krisis finansial yang terjadi sebagai dampak dari pandemi membuat perusahaan otomotif asal Inggris tersebut memangkas jumlah karyawan

27 Mei 2020 09:39 WIB

McLaren MP-4
McLaren MP-4 istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mc Laren berencana untuk merumahkan sekitar 1.200 pekerjanya akibat adanya krisis finansial yang terjadi di dalam manajemen sebagai dampak dari pandemi virus Corona Covid-19.

Perusahaan produsen supercar asal Inggris tersebut juga tengah bersiap untuk menutup sejumlah pabrik dan showroom mereka, seiring dengan adanya penundaan event balapan, yang jelas mempengaruhi pendapatan mereka.

Untuk diketahui, McLaren sejauh ini berharap ajang balapan Formula 1 untuk segera dilanjutkan kembali mengingat seri balapan tersebut menyumbang 12% pendapatan mereka, baik dari hadiah maupun kesepakatan iklan.


AS Larang Semua Perjalanan dari Brazil, Pukulan Telak bagi Bolsonaro

"Kami tidak memiliki pilihan lain selain mengurangi jumlah karyawan," ujar Paul Walsh, bos McLaren dalam pernyataan tertulisnya dikutip dari laman driving.ca pada Rabu (27/5).

Pengurangan jumlah karyawan, yang dikabarkan pertama kali oleh Sky News, dilakukan usai perusahaan otomotif tersebut gagal mendapatkan pinjaman sebesar £150 juta dari pemerintah Inggris.

"Tidak diragukan lagi bahwa saat ini merupakan waktu yang sangat sulit bagi perusahaan kami, khususnya bagi para karyawan," ujar Walsh dikutip dari the Guardian.

“Namun, kami berencana untuk muncul sebagai perusahaan yang efisien dan berkelanjutan yang memiliki arah perkembangan yang jelas,” tegasnya.

 

Perang Dagang China-Australia, Beijing Peringatkan Canberra Bisa Saja Dicampakkan AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia