logo


Perang Dagang China-Australia, Beijing Peringatkan Canberra Bisa Saja Dicampakkan AS

Hal tersebut berdasar pada pernyataan Sekretaris Negara AS Mike Pompeo

26 Mei 2020 17:43 WIB

Bendera China (kiri) dan Australia (kanan)
Bendera China (kiri) dan Australia (kanan) bbc

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Usai Sekretaris Negara AS Mike Pompeo memunculkan badai diplomatik dengan China, media China menyatakan bahwa Australia harus bersiap untuk sewaktu-waktu ditinggalkan oleh AS.

Surat kabar milik pemerintah Tiongkok tersebut meminta Australia untuk berada di pihak yang sama dengan China dengan menyebut bahwa sikap yang ditunjukkan oleh Mike Pompeo tersebut menunjukkan bahwa AS bisa saja memutuskan hubungan dengan kedua negara tersebut.

"Jelas, apa yang ada dalam pikiran Mike Pompeo hanyalah untuk keuntungan AS semata, dan Washington tidak akan membantu dalam hilangnya lapangan pekerjaan di Australia," ujar artikel tersebut dikutip dari news.com.au pada Selasa (26/5).


Presiden China Berencana untuk Kurangi Ekspor, Fokus pada Pasar Domestik

"Australia telah berada dalam posisi pasif dihadapan politik AS. Canberra dipaksa untuk memilih sisi antara Beijing dan Washington, meskipun hubungan Australia dan China sedang memburuk," katanya.

Pada Minggu (24/5), kepada Sky News Australia, Mike Pompeo menyinggung adanya sebuah proposal Negara Bagian Victoria yang bekerja sama dengan China untuk pembangunan infrastruktur (BRI) yang tentunya meninggalkan tanda tanya besar bagi Canberra.

"Saya tidak mengetahui detail proyek tersebut secara rinci, namun jika hal itu adalah untuk memperluas dampak terhadap kemampuan kita untuk melindungi telekomunikasi privat dari warga negara, atai keamanan jaringan pertahanan dan komunitas intelijen, kita akan memutuskan (hubungan) nya, kita akan berpisah," ujar Pompeo.

"Kita akan mempertahankan kepercayaan dalam jaringan untuk informasi penting. Kami harap rekan dan aliansi kami di seluruh dunia, khususnya Australia, melakukan hal yang sama," lanjut Pompeo.

AS Larang Semua Perjalanan dari Brazil, Pukulan Telak bagi Bolsonaro

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex