logo


Minta Tak Salahkan Warga yang Nekat Keluar Beli Baju Lebaran, Jerinx: Jadilah Manusia Cerdas

Jerinx sebut warga yang nekat keluar cari baju lebaran adalah bentuk menjaga kewarasan

24 Mei 2020 15:11 WIB

Jerinx
Jerinx Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Drummer Superman Is Dead (SID), Jerinx tidak mempermasalahkan warga yang nekat keluar rumah untuk mencari baju lebaran di tengah pandemi corona. Menurutnya, hal tersebut adalah bentuk refreshing setelah dua bulan mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap berdiam diri di rumah. Oleh karenanya, tidak perlu dicerca apalagi disalahkan.

"Untuk kalian yang merasa bahwa mereka yang keluar membeli atau mencari baju lebaran dan bergerombol di luar rumah adalah hal yang patut untuk dicerca dan direndahkan, coba kalian pikir ulang dengan segala kepintaran dan kesombonganmu," tulis Jerinx di akun Instagram pribadinya @jrxsid yang diunggah pada Sabtu (23/5/2020).

Jerinx berpendapat bahwa orang yang nekat keluar rumah untuk mencari baju lebaran adalah orang-orang yang memiliki tingkat ekonomi rendah. Tempat tinggalnya tidak nyaman, sehingga butuh refresing di luar rumah.

"Apakah kalian sadar kualitas kehidupan mereka itu jauh di bawah standar anda? Mungkin kamu enak-enakan di rumah dengan AC yang dingin dengan flat screen TV, sofa yang nyaman, dengan akses internet wi-fi yang tidak terbatas, tidak perlu membeli kuota, makanan yang selalu cukup tersedia. Tidak perlu pusing mau makan apa tinggal pesan via ojek online," ujar Jerinx

"Kalian ini yang membodoh-bodohkan dan mempersalahkan rakyat menengah ke bawah yang ingin keluar dari tempat tinggalnya yang kecil dan tidak nyaman. Semuanya ini mereka lakukan hanya sekedar untuk sedikit menjaga kewarasannya. Setelah terkurung 2 bulan lebih tanpa kepastian," sambungnya.


Rayakan Idul Fitri dengan Suka Cita, Prabowo Berikan Pesan Ini ke Pejuang Covid-19

Ia menambahkan bahwa keluar rumah bagi sebagian orang diperlukan untuk menjaga kewarasan. Pasalnya berdiam diri di rumah yang jauh dari kata nyaman bisa mengganggu kesehatan jiwanya.

"Kalian mungkin tidak tahu rumah mereka itu sempit panas sumpek dan jauh dari kata nyaman. Coba kamu bayangkan dalam kondisi seperti itu mereka harus dikurung selama 2 bulan lebih dengan ketakutan dan penghasilan yang pas-pasan, atau mungkin mereka harus menjual barang-barang yang ada hanya untuk bertahan hidup karena tidak ada pemasukan. Mereka tinggal di rumah petak atau kos-kosan yang kecil. Kalian apakah punya nalar cukup untuk mencerna semua ini? Keluar rumah bukanlah suatu kemewahan tapi keharusan bagi mereka," ujar Jerinx.

"Mereka keluar rumah untuk mencari baju lebaran atau untuk sekedar refreshing, mungkin bagi kalian itu adalah hal yang sepele, tapi bagi mereka itu adalah hal yang membuat mereka bisa bertahan hidup 1 hari lagi menyambut hari raya dengan sebuah harapan baru. Baju hanya merupakan sebuah simbol bahwa segalanya tetap harus berjalan dengan normal walau mereka tidak dapat bersilahturami langsung dengan sanak saudara di kampung halaman. Menjaga KEWARASAN ITU PENTING!," tegasnya.

Ia pun meminta masyarakt berpikir secara cerdas. Jangan memandang sebelah mata dengan menyalahkan orang yang keluar rumah di tengah pandemi corona.

"Jadilah manusia cerdas dan bukan manusia sontoloyo. Milikilah rasa simpati, jauhkanlah rasa curiga dan prasangka busuk. Karena sejatinya cepat atau lambat, pikiran busukmu itu yang akan menjadi bumerang bagi dirimu sendiri. Salam akal sehat!," pungkasnya.

Tak Ingin PSBB Sia-sia, Anies Imbau Silaturahim Virtual

Halaman: 
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex