logo


Ada 3.324 Anak PDP Covid-19, Ini Kata Pemerintah

IDAI menyebut ada 3.324 anak berstatus PDP

24 Mei 2020 08:15 WIB

Achmad Yurianto
Achmad Yurianto Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut ada 3.324 anak berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19).

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan bahwa pemerintah belum bisa menyamakan data IDAI.

"Itu data mereka, saya kan nggak mungkin salahkan data mereka, mereka yang menghitung sendiri, data (Corona pemerintah) ada di provinsi," kata Yuri kepada wartawan, Sabtu (23/5).


Idul Fitri di Tengah Pandemi Covid-19, Ma'ruf: Kita Rayakan dengan Memegang Aturan-aturan Kesehatan

Yuri mengatakan bahwa orang usia muda hingga 45 tahun rentan terinfeksi corona.

"Kepada semua (bisa terpapar Corona), semua umur. Nah, yang paling rentan terinfeksi ya kelompok usia muda itu sampai dengan umur 45 tahun, karena apa? Dia yang berada di luar rumah," jelas Yuri.

"Yang parah itu yang punya komobird, tapi kalau yang terinfeksi paling banyak ya.. coba saja yang meninggal, sekarang kan yang paling banyak yang terinfeksi sama yang sembuh, artinya yang terinfeksi bukan hanya yang komorbird aja," imbuh Yuri.

Sebelumnya, IDAI mengungkapkan ada 3.324 anak menjadi PDP, 129 anak berstatus PDP meninggal, 584 anak positif Covid-19, dan 14 anak meninggal akibat Covid-19.

"Temuan ini menunjukkan bahwa angka kesakitan dan kematian anak akibat COVID-19 di Indonesia tinggi dan membuktikan bahwa tidak benar kelompok usia anak tidak rentan terhadap COVID-19 atau hanya akan menderita sakit ringan saja," kata Ketua Umum IDAI, Aman B Pulungan, dalam keterangan resminya di website IDAI, Sabtu (23/5).

AHY Ajak Lawan Virus Corona dengan Virus Positif

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata