logo


Telah Lewati Masa Puncak Wabah, Iran Bakal Kembali Buka Tempat Ibadah dan Situs Budaya

Presiden Hassan Rouhani menyatakan akan segera membuka kembali perekonomian, tempat ibadah dan fasilitas umum menyusul adanya penurunan jumlah kasus yang terjadi di Iran

23 Mei 2020 16:30 WIB

Presiden Iran Hassan Rouhani
Presiden Iran Hassan Rouhani istimewa

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Iran pada Sabtu (23/5) memutuskan untuk membuka kembali pusat bisnis, situs-situs kebudayaan dan tempat peribadatan menyusul adanya kelonggaran pembatasan akibat wabah Covid-19.

Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan bahwa pihaknya akan segera membuka sejumlah museum dan situs bersejarah pada Minggu (24/5) mendatang bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri yang menandai berakhirnya bulan puasa Ramadan. Sementara itu, masyarakat juga diijinkan untuk kembali bekerja pada Sabtu pekan depan.

"Bisa dibilang kita telah melewati tiga tahapan dari wabah virus Corona Covid-19," ujar Rouhani dikutip dari Reuters pada Sabtu (23/5).


Brazil Kini Jadi Negara Kedua dengan Jumlah Kasus Covid-19 Terbanyak di Dunia

Rouhani, pada minggu lalu, mengatakan bahwa rumah makan dan restoran akan diijinkan beroperasi usai bulan Ramadan dan kegiatan olahraga juga akan kembali digelar, namun tanpa kehadiran penonton. Universitas, kecuali sekolah kedokteran, akan kembali dibuka pada 6 Juni mendatang.

Rouhani menyatakan bahwa 88 persen kasus kematian akibat Covid-19 terjadi karena adanya komplikasi dengan penyakit lain yang diderita oleh pasien.

Menurut data yang dihimpun oleh kementerian kesehatan, lebih dari 7000 penduduk Iran yang meninggal dunia akibat virus yang juga telah menginfeksi lebih dari 130 ribu warga lainnya.

Angkatan Laut AS Uji Coba Senjata Laser yang Mampu Hancurkan Pesawat di Udara

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia