logo


Kulit Pari Bisa Diolah Menjadi Aksesoris

Taburi garam, agar kulit pari lebih awet

3 April 2015 04:07 WIB

Kulit ikan pari (ISTIMEWA)
Kulit ikan pari (ISTIMEWA)

JAKARTA, JITUNEWS.COMKulit ikan Pari ternyata tidak hanya menjadi sekedar limbah. Di tangan seorang pengrajin bernama Miftakhul Khoir, kulit ikan dapat menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis tinggi. Miftakhul mengembangkan industri kerajinan ikan pari di Yogyakarta, dengan brand Khoir Pari Radja.

Miftakhul menjelaskan, pengolahan kulit ikan pari tergolong rumit.  Namun, karena itulah ia menilainya sebagai suatu potensi usaha yang cemerlang karena belum terlalu banyak pelakunya. Tak heran jika kulit ikan pari memiliki kelebihan yang patut diperhitungkan.

“Kulit ikan pari itu eksotik, unik, antik, dan juga lebih tahan goresan dibanding kulit hewan lainnya. Selain itu, kekuatannya bisa mencapai lebih dari 10 tahun,” jelas Miftakhul.


Ganjar Pranowo Akan Coba Aplikasi Nelayan Pintar

Sebelum diproses, bahan baku kulit ikan pari diawetkan terlebih dahulu menggunakan garam. Dahulu, proses pengawetan dilakukan dengan cara dijemur. Namun, hasilnya jelek, maka dari itu kini mulai digarami untuk proses pengawetan, tambah Miftakhul.

Adapun prosesnya, kulit datang dari para nelayan, lalu dilelang karena harus berebut dengan pelaku pembuatan krupuk kulit ikan. Setelah itu, kulit ikan pari dibersihkan dari daging dan tulang. Selanjutnya, kulit ikan pari bersih diberi garam, dan dimasukkan ke dalam tong atau sterofoam hingga kering. Proses ini akan membuat kulit ikan pari bisa bertahan sekira 1-2 bulan.

Sampai di tempat produksi, kulit disamak agar bersifat stabil. Setelah itu, proses dilakukan hingga 14 tahapan antara lain kulit dibersihkan, setelah itu dibuang lemak naturalnya, protein yang tidak dipakai, dari serat protein hanya diambil serat fibril yang bentuknya panjang-panjang. Kemudian, diberi minyak sintetis, agar baunya luntur. Kulit kemudian dikeringkan, dan dibuat pola sesuai proses barang yang diinginkan, yang selanjutnya dijahit. Proses pembuatan tersebut memakan waktu sekira 10 hari. Bila proses tersebut sudah dilakukan, barulah kulit ikan pari bisa dibuat menjadi untuk tas ataupun dompet.

 

Mahasiswa IPB Ciptakan Robot untuk Bantu Pekerjaan Petani

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro