logo


Pesta Kembang Api Dibatalkan, Ini Alasan Wali Kota Tegal

Pembatalan ini mengikuti arahan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

23 Mei 2020 02:23 WIB

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono Panturapost.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Jawa Tengah akhirnya mengurungkan niat untuk mengadakan pesta kembang api di apel gabungan penutupan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal ini merunut arahan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Namun, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memastikan apel gabungan penutupan PSBB di Alun-alun tetap digelar.

"Atas saran Gubernur Jawa Tengah, Bapak Ganjar Pranowo, kami batalkan," tutur Dedy Yon, dilansir dari Tagar, Sabtu (23/4).


Kasus Corona Melonjak Tajam, Fadli Zon: Jangan Salahkan Rakyat, Pemimpinnya Plonga Plongo

Dedy mengungkapkan pihaknya sudah melakukan persiapan terkait pesta kembang api tersebut. Apabila jadi diselenggarakan, kawasan Alun-alun akan disetrilkan dari pedagang kaki lima dan masyarakat umum.

Menurutnya, pembatalan dilakukan agar kegiatan apel gabungan penutupan PSBB tidak mengundang kerumunan dan mencegah persepsi negatif dari publik.

"Jangan sampai nanti pas penutupan PSBB ini dianggap pemkot malah melanggar PSBB dan tentunya agar jangan sampai terkesan euforia‎," jelasnya.

Sementara itu, acara lainnya seperti penyalaan sirine sebagai penanda berakhirnya PSBB tetap dilaksanakan. Apel juga diisi dengan sujud syukur dan penyerahan penghargaan untuk tenaga medis.

"Di sela-sela apel kami akan memberikan piagam penghargaan kepada Gugus Tugas khususnya tenaga medis yang sudah berjuang mengorbankan diri, sebagai garda terdepan dalam menangani Covid-19 sebagai bentuk apresiasi," tukas Dedy.

Diduga Ada yang Memperkeruh Keadaan, Polisi Buru Pihak Ketiga Kasus Habib Umar Assegaf

Halaman: 
Penulis : Iskandar