logo


Din Syamsuddin Minta Pemerintah Lebih Konsekuen dalam Melaksanakan Aturan PSBB

"Jangan melarang umat Islam salat jamaah di masjid tapi mengizinkan orang banyak menumpuk di bandara dan tempat keramaian lain," kata Din Syamsuddin

21 Mei 2020 14:24 WIB

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin.
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin melayangkan kritikan kepada Pemerintah yang seakan tidak konsekuen dalam menerapkan peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Kepada Pemerintah untuk melaksanakan secara konsekuen peraturannya sendiri tentang PSBB, yakni dengan tidak mengizinkan kegiatan-kegiatan yang mendorong orang berkerumun di tempat-tempat umum," ucap Din dalam keterangan tertulisnya melansir Okezone, Selasa (19/5).

Salah satu gambaran tidak konsistennya pemerintah dalam menerapkan kebijakan social distancing terlihat dengan adanya penumpukan kerumunan di bandara dan sejumlah tempat umum lain seperti pusat perbelanjaan, dimana di sisi lain masyarakat tidak diperkenankan untuk beribadah secara jamaah di tempat peribadatan seperti masjid.


PBB Sebut Covid-19 Mampu Memutar Balik Perkembangan Manusia untuk Pertama Kalinya dalam 30 Tahun Terakhir

"Peraturan tersebut perlu dilaksanakan secara berkeadilan, jangan melarang umat Islam salat jamaah di masjid tapi mengizinkan orang banyak menumpuk di bandara dan tempat keramaian lain," tambah dia.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu juga menilai digelarnya acara konser musik di tengah situasi sulit yang dihadapi rakyat adalah sebuah hal yang tidak tepat, terlebih mengacuhkan aturan dan protokol kesehatan.

"Mengapa pada saat demikian Pemerintah justru mempelopori acara, seperti konser musik yang tidak memperhatikan protokol kesehatan, dan terkesan bergembira di atas penderitaan rakyat," tandasnya.

"Bukankah sebaiknya dalam keadaan penuh keprihatinan, kita semua meningkatkan doa dan munajat ke hadirat Sang Pencipta, Allah SWT, sesuai dengan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab?" tanya Din.

Menag Minta Umat Islam Tak Terima Tamu Waktu Lebaran, Salat Idul Fitri di Rumah Saja

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex