logo


Menristek: Covid-19 Memiliki Daya Tular 20 Kali Lebih Kuat Dibanding SARS

Menristek sebut daya tular Covid-19 sangat tinggi

21 Mei 2020 05:29 WIB

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/ Kepala Badan Riset dan Inovsi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa virus Covid-19 berjenis SARS-CoV-2 memiliki daya tular 20 kali lebih kuat dibanding dengan virus SARS berjenis SARS-CoV-1. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat lebih waspada.

"Kita ketahui bersama bahwa Covid-19 memiliki daya tular 20 kali lebih kuat dibanding SARS," kata Bambang Brodjonegoro dalam acara peluncuran produk riset, teknologi, dan inovasi untuk percepatan Covid-19 seperti yang disiarkan di YouTube Setpres, Rabu (20/5/2020).

Bambang mengatakan bahwa produk inovasi alat kesehatan untuk menangani Covid-19 dalam negeri siap diproduksi secara massal pada bulan Juni. Saat ini beberapa produk yang sudah diluncurkan masih dalam tahap produksi.


Bupati Karanganyar Ijinkan Salat Idul Fitri di Masjid, Ganjar Kesal: Ikuti Aturan!

"Jadi kalau anda menanyakan kapan produk ini dapat dilihat atau dapat didapatkan melalui proses pengadaan bisa saya katakan bulan depan rata-rata sudah siap untuk produksi dalam jumlah massal," ujarnya.

Diketahui, beberapa produk inovasi dalam negeri untuk menangani Covid-19 yang telah diluncurkan Kemenristek antara lain, PCR Test Covid-19, Rapid Diagnostic Test IgG/IgM Civid-19, Emergency Ventilator #BPPT3S-Vent-I, Imunomodulator Herbal Asli Indonesia, Plasma Convalesence, dan Mobile Lab BSL-2. Selain itu juga terdapat Sistem AI untuk deteksi Covid-19, Medical Asistant Robot Raisa-Autonomous UVC Mobile Robot, dan Powered Air Purifying Respirator.

 

Belum Ditemukan Vaksin, Wagub DKI Minta Berdansa dengan Corona

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati