logo


Bupati Karanganyar Ijinkan Salat Idul Fitri di Masjid, Ganjar Kesal: Ikuti Aturan!

Ganjar Pranowo meminta Salat Idul Fitri dilakukan di rumah masing-masing

21 Mei 2020 02:45 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beritasatu

SEMARANG, JITUNEWS.COM- Bupati Karanganyar, Jawa Tengah Juliyatmono mengizinkan warganya untuk melaksanakan Salat Idul Fitri secara berjemaah di masjid atau lapangan. Ia mengatakan bahwa Salat Idul Fitri bisa dilakukan dengan protokol Covid-19, cuci tangan, menggunakan masker, membawa sajadah sendiri, dan menjaga jarak.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku merasa kesal. Pasalnya sudah ada imbauan dari pemerintah pusat untuk melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah masing-masing.

"Saya sudah konfirmasi dengan Bupati Karangnyar, tapi belum ada jawaban. Saya coba WA (WhatsApps) terus, dan dari Kemenag (Kementerian Agama) akan menghampiri untuk diajak bicara," kata Ganjar Pranowo di rumah dinasnya, Rabu (20/5/2020).


Modal Sosial Cara Alternative Menanggulangi Covid-19

"Saya menyarankan kepada bupati/wali kota agar mengikuti ketentuan dari pemerintah, dari Kementerian Agama atau Majelis Ulama Indonesia. Saya sarankan, mari kita ikuti aturan untuk melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah masing-masing," imbuhnya.

Ganjar menyesalkan keputusan sejumlah bupati/wali kota termasuk bupati Karangnyar yang mengizinkan Salat Idul Fitri di masjid atau lapangan. Pasalnya hal tersebut berisiko tinggi terhadap penyebaran virus corona terutama pada orang tanpa gejala (OTG).

"Tapi masalahnya, kalau ada yang OTG, ini kan tidak bisa dideteksi. Khawatirnya, OTG ini menjadi bagian dalan kegiatan. Kan sulit dikontrol," pungkasnya.

 

Gila! Selebgram Ini Lelang Keperawanan Demi Corona: Start Rp 2 Miliar

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati