logo


Permohonan Ditolak Pengadilan Tinggi Filipina, Jaringan Televisi ABS-CBN Tak Bisa Lanjutkan Siaran

Pembredelan tersebut membuat perusahaan merugi hingga lebih dari USD 12 Miliar dan mengancam nasib karyawan

19 Mei 2020 16:30 WIB

ABS CBN dilarang mengudara
ABS CBN dilarang mengudara bbc

MANILA, JITUNEWS.COM - Jaringan televisi terbesar di Filipina, ABS-CBN, akan tetap dilarang melakukan siaran usai permohonan melanjutkan operasi-nya ditolak oleh Pengadilan Tertinggi Filipina pada Selasa (19/5).

ABS-CBN diketahui telah melawan kebijakan penghentian siaran atau shutdown yang dikeluarkan oleh pemerintah. Pakar menilai hal itu adalah langkah Presiden Duterte untuk membungkam kritik media.

Melansir dari Al Jazeera pada Selasa (19/5), ABS-CBN menyebut bahwa perintah penghentian tayangan pada 5 Mei 2020 yang dikeluarkan oleh NTC telah menyebabkan 'matinya keadilan dan luka yang tidak bisa disembuhkan', tidak hanya bagi jaringan televisi, namun juga masyarakat sebagai penonton.


Angka Kematian Lebih dari 90 Ribu, Penasihat Presiden AS Salahkan CDC

NTC adalah sebuah badan milik pemerintah Filipina yang mengatur semua kebijakan terkait siaran radio dan televisi, termasuk operasi perusahaan-perusahaan telekomunikasi.

Sejak NTC mengeluarkan permintaan untuk penghentian siaran, ABS-CBN menyatakan bahwa perusahaannya mengalami kerugian pada pendapatan iklan mereka yang mencapai USD 12.6 Miliar. Hal tersebut jelas membuat nasib 11 ribu karyawan berada di ujung tanduk.

Australia Klaim Dunia Internasional Dukung Ide Penyelidikan Wabah Covid-19 Mereka, China: Itu Sebuah Lelucon

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia