logo


Pemerintah Gelar Konser Amal Karena Dinilai Tak Kuat Subsidi Warga, PA 212: Konyol dan Membahayakan!

PA 212 mendesak masjid untuk segera dibuka

19 Mei 2020 02:45 WIB

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11).
Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Juru Bicara Persaudaraan Aumni (PA) 212 Novel Bamukmin secara tegas mendesak pemerintah agar segera membuka kembali masjid-masjid yang ditutup karena adanya wabah corona. Pasalnya, bandara dan sarana trasportasi sudah dibuka kembali.

"Sikap resmi PA 212 sampai saat ini meminta kepada pemerintah untuk segera membuka kembali masjid yang ada karena bandara atau penerbangan dan moda transportasi sudah dibuka," kata Novel Bamukmin di Jakarta, Senin (18/5/2020).

Novel menilai pemerintah harusnya membuka kembali masjid daripada menggelar konser musik virtual yang digagas oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Menurutnya, konser musik justru lebih membahayakan daripada aktivitas ibadah di masjid.


Demokrat: Konser BPIP, Pengalihan Isu Kegagalan Pemerintah Tangani Covid-19

"Konser musik pun telah diselenggarakan sebagai pelonggaran PSBB yang konyol dan sangat membahayakan," ujar Novel.

Anggota PA 212 ini juga menilai bahwa pemeritah sudah tidak kuat lagi memberi subsidi kepada masyarakat di tengah PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sehingga menggelar konser amal.

"Pemerintah sudah jelas tidak mampu bertahan secara ekonomi untuk menghidupi rakyat kalau PSBB dilanjutkan. Namun akhirnya tempat ibadah menjadi kambing hitam," pungkasnya.

Kasus Covid-19 di AS Meningkat, FDA Malah Hentikan Program Tes Covid-19 Milik Bill Gates

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex