logo


Kepala Bandara Heathrow London Desak Pemerintah 'Buka' Penerbangan ke Negara yang Punya Resiko Covid-19 Rendah

Hal tersebut untuk menyelamatkan ekonomi pada sektor perjalanan yang mengalami kerugian besar sejak diberlakukan kebijakan lockdown

18 Mei 2020 17:08 WIB

Bandara Heathrow, London
Bandara Heathrow, London istimewa

LONDON, JITUNEWS.COM - Kepala Bandara Heathrow, John Holland-Kaye, mendesak pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk memulai kembali rute penerbangan internasional dari dan menuju negara-negara yang memiliki resiko rendah terkait Covid-19 seiring dengan dilonggarkannya kebijakan lockdown di sejumlah negara.

Ia mengatakan bahwa Inggris harus mengadopsi protokol kesehatan dan keamanan Covid-19 pada bidang penerbangan. Ia juga mengingatkan jika perekonomian Inggris akan terus menderita jika mereka tetap memberlakukan pemblokiran perjalanan. John, yang setuju dengan adanya paham 'immunity passport', menyarankan semua orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 untuk bebas dalam melakukan perjalanan.

Bandara Heathrow mencatat terjadi penurunan jumlah penumpang hingga 97 persen pada bulan April lalu, dari yang awalnya rata-rata 250 ribu penumpang per hari menjadi 5-6 ribu penumpang per hari sejak diberlakukan kebijakan lockdown.


Selandia Baru Luncurkan Aplikasi Pelacakan Kontak Covid-19

"Ini adalah level trafik yang sangat kecil, dan saya pikir akan tetap seperti ini jika pembatasan perjalanan masih tetap diberlakukan," ujarnya dikutip dari Sky News pada Senin (18/5).

"Saya pikir, jika ada dua negara yang memiliki resiko penularan Covid-19 sangat rendah, maka seharusnya warga diijinkan untuk melakukan perjalanan antar negara tersebut," tukasnya.

Tengah Bersiap Buka Kembali Ekonomi, Jumlah Kasus Covid-19 di Meksiko Malah Meningkat

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia