logo


Warga Tak Patuhi Protokol Pencegahan Covid-19, Aming: Disuruh Ngantre Aja Masih Lebih Jago Itik

Aming mengungkapkan kekesalannya terhadap masyarakat yang tak patuh terhadap protokoler antisipasi corona.

18 Mei 2020 13:11 WIB

Aming
Aming Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Jagat media sosial dihebohkan dengan unggahan video yang memperlihatkan kerumunan manusia di Pasar Anyar Bogor meski di tengah pemberlakuan pembatasan sosial skala besar (PSBB). Merasa miris dengan kondisi ini, Aming pun mengungkapkan kekesalannya lewat Instagram.

"Pasar Anyar Bog*r, Yogy* dept store, B*rma daerah B*ndung konon katanya, Pemkot Bogor ini gimana?Konser campursari kalah ini (Mungkin mandat dari atasnya dah bener, tapi kapasitas tim pelaksana penertibannya zonk kali ya atau sebaliknya? Emang gak bisa ngejedog orang-orang di sini mah," tulis Aming, dilihat pada Senin (18/5).

Aming juga menyampaikan dengan cara halus soal betapa sulitnya mengatur warga agar mau mengantre. Terlebih dalam hal bantuan sosial yang menuai banyak kontra.


Kecewa Tak Bertemu Utap, Dokter Tirta: Niatnya Diskusi, Sekalian Gue Ajarin Apa Itu Introvert

"Gakpapa sih kalau gak bisa dilarang. Bebas!! hak absolut warga negara demokrasi! Toh ekonomi juga jangan sampai terpuruk kan. Tapi yang jadi inti masalah pembahasan postingan saya dari kemarin adalah protokoler yang benar mana sayang? Jaga jaraknya? Cakep tuh sudah pakai masker. Eh, jangan mimpi, Ming. Disuruh ngantre aja masih lebih jago itik,” lanjutnya.

"Terus katanya lagi pada susah minta dibantu, protes lebay! (giliran bansos segala macem kagak sampai-sampai). Tapi itu belanja bisa banget. Mending jual tuh motor atau balikin tuh motor leasingan. Tabung duitnya buat makan. Setahun ke depan bakal susah bro! Yang penting belanja, Ming. Mental konsumtif harga mati! Mental yang penting senang sekarang, perkara susah kan ntar saudaranya nolong. Kan orang Indonesia baik-baik," sindir Aming.

Pandemi Covid-19, Gerindra: Pemda Jangan Menolak Warganya Kembali ke Kampung Halaman

Halaman: 
Penulis : Iskandar