logo


Fraksi PDIP Protes Kenaikan Iuran BPJS, Akankah PDIP Tinggalkan Jokowi?

pengamat komunikasi politik dari Universitas Bhayangkara Jaya, Diah Ayu Permatasari, menilai adanya protes tersebut tak lantas membuat PDIP meninggalkan Jokowi

17 Mei 2020 20:15 WIB

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Keputusan Presiden Jokowi untuk kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan menuai protes, tak terkecuali dari tokoh politik PDI Perjuangan. Seperti diketahui bersama, PDIP adalah partai politik pengusung Jokowi.

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP Ribka Tjiptaning menyatakan tidak setuju dengan keputusan tersebut. Ia menilai pemerintah kurang sensitif terhadap kondisi ekonomi masyarakat kecil.

“Aku jelas tidak setuju baik sebagai pribadi, sebagai Fraksi PDIP maupun sebagai Komisi IX‎,” ujar Ribka kepada wartawan pada Jumat (15/5).


Bahar bin Smith: Saya Tidak Takut Besok Pagi Ditangkap Polisi, Dipenjara Lagi

“Rakyat sangat terjepit, rakyat sedang dikasih sembako hanya senang sesaat, apalagi ada yang di PHK. Anak mau masuk sekolah, tidak bisa bayar kontrakan. Masa malah naik BPJS Kesehatan. Pemerintah sensitif deh,” tegasnya.

Adanya protes dari Fraksi PDIP tersebut tentunya merupakan hal yang jarang terjadi di Indonesia. Kendati demikian, pengamat komunikasi politik dari Universitas Bhayangkara Jaya, Diah Ayu Permatasari, menilai adanya protes tersebut tak lantas membuat PDIP meninggalkan Jokowi.

“Proses internal partai biasanya akan melalukan proses konsilidasi dengan melakukan komunikasi dan koordinasi sehingga seiring waktu kebijakannya akan berjalan sama,” ujarnya dikutip dari Eramuslim pada Minggu (17/5).

“Isu BPJS sendiri pun memang pilihan berat bagi pemerintah dan masyarakat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan mendorong sektor riil perekonomian digerakkan untuk mendorong daya beli masyarakat,” imbuhnya.

Atas dasar itu, ia menyimpulkan bahwa kemungkinan PDIP untuk meninggalkan Jokowi atau sebaliknya adalah sangat kecil atau bisa dikatakan hampir mustahil.

“Apakah Jokowi bertahan tanpa PDIP? Sepertinya masih sangat jauh menyimpulkan Jokowi akan meninggalkan PDIP atau sebaliknya,” ujarnya.

Ngabalin Ungkap Alasan Jokowi Kembali Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Meski di Tengah Situasi Pandemi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia