logo


AS Akan Kembali Buka Keran Pendanaan ke WHO, Namun....

Trump menyatakan mereka tengah mempertimbangkan untuk membuat sebuah kebijakan terkait WHO, salah satunya dengan memangkas anggaran donasi hingga 90 persen

17 Mei 2020 15:01 WIB

Donald Trump
Donald Trump Business Insider

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu (16/5) menyatakan bahwa pemerintahannya akan mempertimbangkan untuk membuat sejumlah pengajuan kebijakan terkait Badan Kesehatan Dunia (WHO), salah satunya yakni AS bersedia untuk membuka kembali 'keran' pendanaan untuk lembaga tersebut 10 persen dari jumlah yang biasa mereka donasikan.

Dalam cuitan Twitter, Trump menekankan bahwa keputusan final terkait hal tersebut masih belum diambil, sehingga mereka sejauh ini masih membekukan semua pendaan kepada organisasi yang berada di bawah PBB tersebut.

Pada 14 April lalu, Trump diketahui telah menangguhkan kontribusi donasi AS terhadap WHO, dan menuduh lembaga tersebut mendukung disinformasi yang dilakukan oleh otoritas China terkait wabah Covid-19.


Jumlah Kematian Covid-19 Turun, Warga Italia Diperbolehkan Lakukan Perjalanan

AS sejaub ini diketahui merupakan pendonor terbesar WHO, dan jika mereka nantinya memutuskan untuk membuka keran donasi 10 persen dari jumlah biasanya, angka tersebut masih 'sebanding' dengan donasi milik China ke WHO, yang mencapai USD 400 juta per tahun.

"Ini merupakan satu dari beberapa konsep yang kita pertimbangkan, dimana kita akan membayar 10 persen dari jumlah donasi yang kita lakukan pada tahun-tahun sebelumnya, sesuai dengan donasi China," cuit Trump dikutip dari Reuters pada Minggu (17/5).

"Keputusan belum final, semua pendanaan (ke WHO) masih dibekukan," imbuhnya.

Longgarkan Aturan Pembatasan, Jerman Minta Negara Tetangga 'Buka' Wilayah Perbatasan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×