logo


Minta Iuran BPJS Kelas I Rp 1 Juta, Wasekjen MUI: Pasti Pemeritah Akan Sangat Nyaman

Wasekjen MUI sindir pemerintah terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan

16 Mei 2020 10:06 WIB

Wakil Wasekjen MUI, Ustadz Tengku Zulkarnain
Wakil Wasekjen MUI, Ustadz Tengku Zulkarnain Dakwatuna.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Presiden Joko Widodo telah memutuskan kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang akan dimulai bulan Juli 2020. Keputusan  tersebut tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustaz Tengku Zulkarnain menyoroti keputusan terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut. Ia menyindir pemerintah dan managemen BPJS. Tengku Zulkarnain sebut mestinya iuran BPJS Kesehatan dinaikkan, kelas I menjadi Rp 1 juta agar pemerintah dan pengelola BPJS nyaman.

"Jika Pemerintah mau nyaman, Pelaksana BPJS, para Direkturnya nyaman. Mestinya iuran BPJS perbulan utk Kelas III Rp 500.000, utk Kelas II Rp 750.000 dan Kelas I Rp 1000.000. Dgn denda 10% tiap keterlambatan bayar tiap bulan. Pasti Pemerintah akan sangat NYAMAN. Tapi rakyat yg MATI," tulis Tengku Zulkarnaian di akun Twitternya, Jumat (15/5/2020).


BPJS Kesehatan Naik Lagi, Fraksi PDIP: Rakyat Sangat Terjepit

Iuran BPJS Meningkat, AHY Beri Nasihat

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati