logo


Donald Trump Perpanjang Sanksi Huawei Hingga Tahun Depan

Huawei dipastikan tidak akan mendapat lisensi Android dan layanan Google hingga tahun depan, sehingga mereka harus mengembangkan OS Harmony buatannya.

15 Mei 2020 18:44 WIB

gizchina

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pada Rabu (13/5), Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan untuk memperpanjang sanksi Huawei hingga tahun depan seiring diberlakukannya status "Darurat Nasional" untuk mengamankan layanan telekomunikasi dan jaringan informasi di AS.

Sebelumnya, pada Mei 2019 silam, Trump telah melarang Huawei untuk melakukan bisnis dengan semua perusahaan teknologi AS, termasuk Google selaku penyedia layanan Android.

Hal tersebut memaksa Huawei mengembangkan ekosistem aplikasinya sendiri sehingga tidak mendapat layanan Google. Kebijakan tersebut jelas membuat pemasaran smartphone Huawei untuk pasar Eropa dan AS merosot tajam.


Poco F2 Pro Resmi Dirilis, Begini Spesifikasi Lengkapnya

"Saya melanjutkan (sanksi atas Huawei) untuk satu tahun kedepan....untuk melindungi keamanan teknologi informasi dan komunikasi," ujar Donald Trump.

Pada Maret lalu, Huawei telah mengumumkan bahwa HMS (Huawei Mobile Services) yang merupakan pengganti Google Play Services telah memiliki 400 juta pengguna aktif dan 1,3 juta pengembang aplikasi.

Mengingat mereka tidak mendapatkan lisensi Android, kita hanya berharap Huawei dapat mengembangkan dan terus membangun OS Harmony atau Hong Meng OS miliknya sendiri tanpa dukungan Google.

Bakal Hadir dengan Kamera 108 MP, Berikut Spesifikasi Nokia 9.3 PureView

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia