logo


Meski Dirumahkan, 2000 Buruh di Kudus Tetap Dapat THR

Membayar THR terhadap pekerja yang dirumahkan disebut menjadi kewajiban perusahaan

15 Mei 2020 03:45 WIB

Ilustrasi, pekerja di pabrik tembakau.
Ilustrasi, pekerja di pabrik tembakau. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Dua ribu buruh yang dirumahkan di Kudus mendapat THR penuh. Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo.

“Harus dapat. Kalau ada perusahaan yang tidak mengeluarkan akan kami tinjau nanti. Pemerintah Kabupaten Kudus siap memfasilitasi mereka (pekerja yang dirumahkan) agar tetap dapat THR,” kata Hartopo, dilansir dari Tagar, Jumat (15/5).

Menurutnya, sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk membayar THR terhadap pekerja yang dirumahkan.


Sesalkan Imbauan Salat Idul Fitri di Rumah, FPI: Nyawa Rakyat Dibuat Mainan

Berdasarkan data yang diterima, ada 17 pekerja yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dua ribu lebih buruh lain yang dirumahkan. Pekerja tersebut berasal dari sejumlah perusahaan, seperti PR Sukun, PT Hartono Istana Teknologi dan PT Pura Group.

“Rincinya saya tidak hafal, antara lain itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM Kudus telah menerbitkan Surat Edaran bernomor 560/625/16.03/2020, yang membeberkan tentang pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan kepada buruh. Disebutkan THR harus tetap diberikan di tengah pandemi Covid-19 sebagaimana aturan yang berlaku.

THR diberikan kepada pekerja yang memiliki masa kerja minimal satu bulan dan memiliki hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan PKWTT atau PKWT. Bonus Lebaran itu diberikan secara proporsional, dengan hitungan masa kerja dikali upah satu bulan dibagi 12.

Adapun besaran THR yang diberikan pada pekerja yang memiliki masa kerja minimal satu tahun sama dengan upah satu bulan. THR wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.

Namun, bagi perusahaan yang kesulitan membayar THR, dapat melakukan pembicaraan dengan pekerjanya. Dialog tersebut bisa membuahkan solusi atau kesepakatan, seperti pembayaran secara bertahap.

Vaksin Covid-19 Tersedia Tahun Depan, Badan Obat Eropa: Ini adalah Skenario Terbaik

Halaman: 
Penulis : Iskandar