logo


Sesalkan Imbauan Salat Idul Fitri di Rumah, FPI: Nyawa Rakyat Dibuat Mainan

FPI merasa kecewa dengan imbauan Salat Idul Fitri di rumah

14 Mei 2020 18:59 WIB

Jubir FPI, Munarman.
Jubir FPI, Munarman. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman merasa kecewa dengan kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan Salat Idul Fitri di rumah selama pandemi corona.

Munarman menilai pemerintah tidak memiliki aturan yang jelas. Kegiatan di sektor lain di relaksasi, namun kegiatan di rumah ibadah tetap dilarang. Menurutnya, hal tersebut telah melanggar konstitusi.

"Itu yang saya sebut kebijakan pemerintah ini tidak jelas, dan tidak konsisten, serta tidak bertanggung jawab terhadap amanat konstitusi," kata Munarman melalui pesan singkatnya seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (14/5/2020).


Dihantam Wabah Covid-19, Ratusan Klub Eropa Terancam Bangkrut

Menurutnya, pemerintah selalu membuat kebijakan yang berubah-rubah terkait penanganan corona. Munarman menilai, pemerintah bingung dalam menentukan pelonggaran rumah ibadah.

"Nyawa rakyat dan hajat hidup rakyat dibuat mainan. Pemerintah ini kebingungan sendiri akhirnya," ujar Munarman.

Lebih lanjut, Munarman juga mengatakan bahwa FPI tidak melarang jemaahnya untuk Salat Idul Fitri di masjid atau lapangan. Namun disesuaikan dengan kondisi pandemi masing-masing wiayah.

Kasus Positif Corona 16.006 Orang, Pemerintah: Mari Bersama-sama Kita Komitmen Kuat untuk Menjaga Diri

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati