logo


Soal Transaksi Ekonomi, Muhadjir: Tak Mungkin 100 Persen Tanpa Riba

Selama ada transaksi maka sedikit banyak pasti akan terjadi praktik riba.

14 Mei 2020 04:30 WIB

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan riba merupakan keniscayaan dalam setiap transaksi ekonomi. Dia menyebut pernyataan itu sebagai pendapat pribadi yang dapat diperdebatkan oleh siapa saja.

"Menurut saya, riba adalah sesuatu hal yang tidak bisa dihindari. Selama ada transaksi maka sedikit banyak pasti akan terjadi praktik riba," kata Muhadjir dalam diskusi virtual 'SDM Unggul dan Kebangkitan Ekonomi Umat', dilansir dari Tempo, Rabu (13/5).

Muhadjir mengaku harus menyinggung hal ini lantaran topik riba selalu menjadi perbincangan. Menurutnya, Al-Quran pun menyampaikan pesan bahwa riba pasti terjadi dalam setiap transaksi.


Menko PMK Prediksi Kemunculan Orang Miskin Kagetan, Berapa Jumlahnya?

"Kita tidak mungkin bertransaksi seratus persen tanpa riba," ujarnya.

Meski riba selalu mengintai, Muhadjir menyatakan bahwa menghindari praktik tersebut tetap harus diupayakan. Caranya adalah dengan tidak melipatgandakan riba tersebut.

"Yang penting jangan dengan sadar atau melipatgandakan riba itu," jelas Muhadjir.

AS Buka Kembali Perekonomian Terlalu Dini, Pakar: Ini akan Berakhir Buruk

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex