logo


Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi, Jokowi: Untuk Menjaga Kualitas

Presiden Joko Widodo memutuskan untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan meski MA sebelumnya telah membatalkan

13 Mei 2020 15:59 WIB

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo memutuskan untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan meski sebelumnya Mahkamah Agung (MA) sudah membatalkan kenaikan tersebut. Bahkan Jokowi sudah menerbitkan Perpres baru.

"Untuk menjaga kualitas dan kesinambungan program Jaminan Kesehatan, kebijakan pendanaan Jaminan Kesehatan, termasuk kebijakan iuran perlu disinergikan dengan kebijakan keuangan negara secara proporsional dan berkeadilan serta dengan memperhatikan pertimbangan dan amar Putusan Mahkamah Agung Nomor 7 P/HUM/2020," demikian pertimbangan Perpres 64/2020 seperti dikutip dari Detikcom, Rabu (13/5).

Beberapa ketentuan dalam Perpres No 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan telah diubah dengan Perpres No 75 tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan perlu disesuaikan.


Bagaimana Nasib Ibu Kota Baru Saat Pandemi Covid-19? Ini Kata Basuki

"Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan," ujar Jokowi, yang mengundangkan Perpres pada 6 Mei 2020.

Awalnya MA membatalkan kenaikan iuran BPJS pada Februari 2020, sehingga iuran kembali ke semula.

  • Kelas 3: Rp25.500
  • Kelas 2: Rp51.000
  • Kelas 1: Rp80.000

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang akan berlaku 1 Juli 2020, yaitu:

  • Kelas 1: Rp150.000
  • Kelas 2: Rp100.000
  • Kelas 3: tahun 2020 sebesar Rp25.500, tahun 2021 sebesar Rp35.000

Sedangkan pada bulan Januari, Februari, dan Maret 2020, iuran peserta PBPU dan peserta BP:

  • Kelas 1: Rp160.000
  • Kelas 2: Rp110.000
  • Kelas 3: Rp42.000

Iuran pada bulan April, Mei, dan Juni 2020:

  • Kelas 1: Rp80.000
  • Kelas 2: Rp51.000
  • Kelas 3: Rp25.500

Evaluasi PSBB, Jokowi: Hasilnya Berbeda-beda di Setiap Daerah

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex