logo


Giggs Ungkap 4 Pemain MU Ini yang Tak Pernah Rasakan 'Hairdryer Treatment' dari Fergie

Sir Alex Ferguson merupakan salah satu manajer sepakbola tersukses yang pernah ada. Ia dikenal tak ragu memarahi pemain yang bermain buruk dalam sebuah pertandingan, tepat di muka pemain tersebut. Hal tersebut disebut dengan istilah 'Hairdyer Treatment'

11 Mei 2020 22:08 WIB

ryan giggs
ryan giggs sky

MANCHESTER, JITUNEWS.COM - Sir Alex Ferguson merupakan salah satu manajer sepakbola tersukses yang pernah menahkodai Manchester United. Ia dikenal tegas dan tak ragu untuk 'menyemprot' para pemain secara langsung tepat di depan wajahnya saat tampil buruk di lapangan. Skuat MU pada waktu itu menyebut amukan Fergie, sapaan akrab Ferguson sebagai 'Hairdryer Treatment'.

Namun, ternyata tidak semua pemain MU mendapat perlakuan seperti itu. Ryan Giggs, salah satu legenda MU mengungkap bahwa stidaknya ada 4 pemain MU yang sekalipun tak pernah mendapat 'Hairdyer Treatment' oleh Ferguson.

"Setidaknya ada 4 pemain yang tidak pernah sama sekali mendapatkannya, yakni Cantona, Bryan Robson, Roy Keane, dan Cristiano Ronaldo," kata Giggs kepada BeIN Sports dilansir dari Daily Express pada Senin (11/5).


Sepanjang Karirnya, Berbatov Hanya Mau Tukar Seragam dengan Pemain Ini

"Mereka memiliki caranya masing-masing untuk memenangkan pertandingan," imbuhnya.

Giggs menceritakan bahwa Cantona pernah tampil buruk selama beberapa pertandingan. Ia tak mencetak satu pun gol, dan tidak mencoba untuk mendapatkan peluang seperti yang biasa dilakukan oleh penyerang MU lain seperti Tevez dan Wyane Rooney. Kendati demikian, Cantona berhasil menunjukkan daya magisnya di pertandingan setelahnya dan mencetak gol penentu kemenangan.

Giggs menyebut kejayaan MU di era Ferguson karena keahliannya dalam menangani para pemain yang memiliki karakter beragam, meracik susunan pemain dan memotivasi pemain untuk tampil maksimal dalam sebuah pertandingan.

"Ferguson adalah seorang ahli psikologi, ia menguasai sebuah keahlian dimana mampu membuat seorang pemain tampil maksimal, dengan memberikan motivasi sewaktu jeda istirahat atau saat di akhir pertandingan, atau membiarkan pemain tersebut untuk mengeluarkan reaksi positif," tukasnya.

Janji Aubameyang kepada Sang Kakek: Suatu Hari Saya akan Bermain untuk Real Madrid

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia