logo


Jadi Pihak Paling Terdampak Wabah Covid-19 di Rusia, Ribuan Petugas Medis Terinfeksi Covid-19

Tingginya kasus infeksi Covid-19 pada petugas medis Rusia karena mereka kurang mendapatkan APD yang memadai

11 Mei 2020 18:46 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Ist

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Jumlah petugas medis yang terinfeksi Covid-19 di Rusia kini terus mengalami peningkatan yang cukup mengkhawatirkan. Kondisi tersebut disinyalir terjadi lantaran kurangnya pakaian pelindung diri yang memadai dan kurang efektifnya kebijakan karantina daerah oleh pemerintah lokal.

Minggu ini, jumlah kasus Covid-19 di Rusia meningkat tajam dan telah melampaui jumlah kasus Italia, Jerman, Perancis dan Inggris. Dengan lebih dari 221 ribu kasus, Rusia kini menduduki peringkat ketiga teratas dibawah AS dan Spanyol.

Petugas Kesehatan Moskow dan sejumlah kota di Rusia sejauh ini telah melaporkan bahwa banyak dari rekan kerjanya yang telah jatuh sakit dan terinfeksi. Petugas medis di sejumlah kawasan di luar kota Moskow bahkan mengeluh bahwa mereka tidak mendapatkan APD yang memadai dan meminta pemerintah setempat untuk melakukan upaya terkait hal tersebut.


Soal Penanganan Covid-19: Survei CESPELS Sebut Kinerja Pemerintah Belum Capai Angka 6

Di Moskow, sedikitnya 2,000 petugas medis telah dinyatakan terinfeksi Covid-19, sementara di Saint Petersburg, 200 petugas medis telah dirawat secara intensif. Sedangkan di Ufa, sekitar 700 mil dari Moskow, para dokter mendesak dilakukan penyelidikan karena puluhan pasien dan staf rumah sakit disana terbukti positif Covid-19.

"Kami diambang kehancuran karena sangat kekurangan petugas kesehatan," ujar Andrey Konoval, ketua asosiasi perawat Rusia.

Di Moskow, pemerintah setempat kini telah memanfaatkan sejumlah fasilitas umum seperti mal untuk menampung pasien Covid-19. Walikota Moskow, Sergey Sobyanin, juga telah memperpanjang kebijakan lockdown hingga akhir bulan Mei 2020.

Gara-gara Wabah Virus Corona, Maskapai Terbesar di Amerika Latin Ini Bangkrut

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia